Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
16 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
16 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
19 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Total 64 Orang dan 1 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla Riau-Kalbar

Total 64 Orang dan 1 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla Riau-Kalbar
Kamis, 15 Agustus 2019 14:58 WIB
JAKARTA - Polri menyebut jumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau dan Kalimantan Barat bertambah. Penindakan terkait karhutla pun terus dilakukan.

"Polri dan jajaran terus melakukan upaya penegakan hukum agar pelaku jera dan masyarakat juga dapat sadar perilaku pembakaran hutan dan lahan ini, lalai mengelola lahan yang berakibat terjadinya kebakaran adalah perbuatan melawan hukum. Ini (jumlah kasus) di Riau dan Kalbar bertambah," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2019).

Berdasarkan laporan, kata Dedi, jumlah kasus di Riau bertambah dari 29 menjadi 35. Sementara jumlah tersangka bertambah dari 20 menjadi 35 orang.

"Sebanyak 34 perorangan, 1 korporasi itu PT SSS (Sumber Sawit Sejahtera)," imbuh Dedi.

Sedangkan Polda Kalbar kini sedang menyidik 26 kasus dari semula 14 kasus. Jumlah tersangka bertambah menjadi 30 dari 18 orang.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian sebelumnya menegaskan kasus-kasus terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak berjalan efektif di polda, akan diambil alih Bareskrim Polri. Selain pendekatan keras (hard approach), Tito juga mengarahkan jajarannya untuk melakukan pendekatan lunak (soft approach) kepada tokoh dan masyarakat.

"Jika langkah penegakan hukum di polda tidak efektif, kami akan tarik ke Mabes Polri," kata Tito di Technopark, Langgam, Pelalawan, Riau, Selasa (13/8).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, Cendekia, Balai Kota
wwwwww