Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
19 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
17 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
19 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
15 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketua DPR 2019-2024 Diminta Teladani Bamsoet

Ketua DPR 2019-2024 Diminta Teladani Bamsoet
Peneliti Forum Masyakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus di kantornya. (Foto: Zul/GoNews)
Kamis, 15 Agustus 2019 17:32 WIB
Penulis: Muhammad Dzulfiqar
JAKARTA - Forum Masyakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mengapresiasi kinerja Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang masa jabatannya akan segera berakhir. Ketua DPR mendatang, diharap bisa meneladani hal positif dari politisi Golkar itu.

"Saya kira perlu ya bagi Ketua DPR mendatang, untuk mencontoh dan melanjutkan hal positif dari Bamsoet," kata Peneliti Forum Masyakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus di kantornya, Kamis (15/08/2019).

Sementara itu, jabatan Ketua untuk DPR RI periode 2019-2024, santer akan diisi oleh Puan Maharani, putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, setelah partai belambang banteng moncong putih itu mendapat perolehan suara tertinggi di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Tapi soal nama Puan sebagai kandidat terkuat pengganti Bamsoet di jabatan Ketua DPR, Lucius menegaskan pihaknya tak punya kapasitas untuk menilai apalagi mendorong karena "setiap parpol memiliki hak penuh untuk menentukan siapa kadernya untuk menduduki posisi pimpinan (DPR),".

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Formappi, Made Leo Wiratma, lebih dulu menyebut soal apresiasi Formappi atas kinerja Ketua DPR RI, Bamsoet. Made menyampaikan hal itu, dalam paparan evaluasi Formappi atas kinerja DPR RI masa sidang V tahun sidang 2018-2019, yang digelar di kantor Formappi di bilangan Matraman, Jakarta Timur, Kamis (15/08/2019).

Saat memasuki evaluasi terkait kinerja Pimpinan DPR RI, Formappi menilai, tradisi pidato ketua DPR RI pada pembukaan masa sidang yang berisi rencana kerja dan pidato pada penutupan masa sidang yang berisi capaian atas kinerja parlemen, perlu diteruskan.

"Langkah ini perlu diapresiasi. Selain menjadi bagian dari transparansi DPR, juga sekaligus menjadi pertanggungjawaban DPR kepada publik," kata Made Leo.

Bamsoet, juga dinilai Formappi, telah menunjukkan kinerja check and balances-nya sebagai legislator, melalui perhatian serius terhadap persoalan kabinet baru (Jokowi Jilid II), Evaluasi Pemilu (Pemilihan Umum), serta perdagangan dunia dan eksesnya terhadap Indonesia.

"Ketua DPR telah telah menjadi contoh bagaimana seharusnya DPR bersikap," kata Made Leo.

Tapi untuk DPR mendatang yang lebih baik, selain meneladani Bamsoet, Ketua DPR juga diminta Formappi untuk lebih matang soal perencanaan kinerja wakil rakyat di Senayan. Termasuk, membuat target capaian dalam hal legislasi, agar DPR tak keteteran sendiri dalam mencapai golnya.

"Setelah dilantik, setengah tahun pertama saya kira DPR harus sudah memutuskan apa saja RUU prioritas yang mungkin untuk segera diselesaikan. Jangan lagi sibuk dengan sederet panjang RUU dijadikan prioritas tapi juga pada akhirnya tak tercapai," kata Lucius.

Ia memungkasi, "berhasil tidaknya suatu agenda kerja juga sangat tergantung pada perencanaan yang baik dari Ketua,".***

wwwwww