Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
17 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
14 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
15 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
17 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
21 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  GoNews Group

BNPB Bangun Benteng Alam dan Rambu Tsunami di Pandeglang

BNPB Bangun Benteng Alam dan Rambu Tsunami di Pandeglang
Kamis, 15 Agustus 2019 16:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PANDEGLANG - Kepala BNPB Doni Monardo, bersama Kepala BMKG Dwikorita, dan Bupati Pandeglang Irna Narulita melakukan aksi nyata dengan membangun benteng alam sejak dini agar masyarakat juga ikut menjaga alam, seperti Menanam pohon bakau, dan rambu rawan bencana tsunami.

"Selain tanaman Bakau, bisa juga menanam pohon Cemara Udang, Cemara laut, pohon Pule dapat juga mengurangi dampak dari tsunami" ucap Doni, di pantai Galau Labuan, Pandeglang, Banten (14/8).

Program menanam Manggrove di 10 desa, 4 kecamatan, di Kabupaten Pandeglang serta memasang rambu rawan tsunami. Kepala BNPB juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat sekitar yang telah mengikuti simulasi untuk meningkatkan budaya sadar bencana. "Semoga Alloh SWT menjaga kita semua dan tidak diberikan cobaan bencana besar. " ucapnya.

Kepala BNPB menganjurkan kepada perangkat daerah, untuk menjaga kawasan strategis ini. Dijaga lingkungannya, dengan tidak membuang limbah ke laut, agar ikan tidak tercemar. "Saya anjurkan anak-anak dan para ibu untuk mengkonsumsi ikan yang banyak, agar sehat. Wilayah ini terkenal dengan hasil ikannya yang berlimpah, supaya anak-anak menjadi cerdas dan kuat" kata Doni.

Perihal keamanan masyarakat agar ada lampu sorot ke arah laut, agar terlihat jika ada petanda tsunami. Bupati Pandeglang mengatakan pemerintah daerah terus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menjadi lebih peduli terhadap potensi bencana. "APBD Pandeglang juga ada untuk penanggulangan bencana. Selain itu,mengajak dunia usaha seperti hotel, villa, untuk berperan juga menambahkan lampu sorot ke laut, untuk mengurangi korban bencana tsunami" ucap Irna.***

wwwwww