Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
24 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
24 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
4
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
22 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
5
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
39 menit yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
1 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Pungli di Objek Wisata Air Manis, PNS Pariwisata Padang Ditangkap Satpol PP

Pungli di Objek Wisata Air Manis, PNS Pariwisata Padang Ditangkap Satpol PP
Senin, 28 Mei 2018 01:48 WIB
PADANG - Seorang Aparatur Sipil Negra (ASN) Dinas Pariwisata Padang ditangkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang karena diduga melakukan pungutan liar (pungli) di objek wisata Pantai Air Manis, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatera Barat.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kota Padang Medi Iswandi kepada merdeka.com sebagaimana dikuip GoSumbar, tidak menampik bahwa salah seorang anggotanya yang tertangkap tangan saat melakukan aksi pungutan liar (pungli) tersebut, namun ia menolak membeberkan identitas anak buahnya tersebut.

"Memang ada salah seorang anggota saya yang melakukan tindakan pungli tersebut, namun uang yang diminta kepada salah satu pengunjung tersebut sudah diberikan lagi kepada korban," tutur Medi, Minggu (27/5).

Untuk tindak lanjut dari insiden yang mencoreng instansi yang ia pimpin tersebut, Medi menegaskan akan mengistirahatkan anggotanya yang berulah selama dua minggu ke depan.

"Agar tak lagi terulang kejadian serupa, kami sudah melakukan perbaikan sistem dengan mengecek ulang setiap karcis yang diterima wisatawan," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:merdeka.com
Kategori:Kabar Bertuah, Balai Kota, Binawidya, Kulim
wwwwww