Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
2
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
22 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
3
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
1 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
4
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
2 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Luar Biasa... Nengah Widiasih Raih Emas di Eropa Terbuka 2018

Luar Biasa... Nengah Widiasih Raih Emas di Eropa Terbuka 2018
Senin, 28 Mei 2018 01:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Lifter angkat berat difabel asal Bali, Ni Nengah Widiasih, raih medali emas dalam kejuaraan European Open Championships 2018 yang berlangsung di Berck-sur-Mer, Prancis.

Peraih medali perunggu Paralimpiade Rio de Janeiro 2016 ini mengalahkan pesaing lainnya dalam kompetisi yang digelar pada 25 hingga 29 Mei mendatang yang diikuti kurang lebih 40 negara itu.

Dara kelahiran Karangasem, Bali itu tampil di kelas 45 kg dalam European Open Championships 2018 tersebut. Di dalam kelas ini terdapat dua grup yang membagi atlet sesuai kekuatan angkatannya.

Widi, sapaan akrabnya masuk ke dalam Grup A bersama tiga atlet lainnya, yakni Justyna Kozdryk (Polandia), Maryna Kopiika (Ukraina), dan Shakhzoda Mamadalieva (Uzbekistan). Sementara Grup B berisi dua atlet Korea Selatan dan satu atlet Finlandia.

Hasil angkatan pertama seberat 97 kg yang disahkan juri, Widi langsung mengambil alih puncak klasemen dari Justyna Kozdryk, yang sebelumnya mengangkat beban 96 kg.

Meskipun angkatan kedua Widi seberat 100 kg tidak disah juri, namun posisinya tetap aman di puncak. Pasalnya, Maryna Kopiika gagal melakukan angkatan ketiga seberat 101kg.

Dengan hasil ini, Widiasih meraih emas dan Maryna meraih medali perak dengan angkatan terbaik 96 kg.

Usai berhasil meraih emas di kejuaraan ini, Ni Nengah tak henti-hentinya mengucapkan syukur kepada pihak yang telah memberikan doa dan dukungan kepadanya.

"Saya bersyukur dapat memenangkan medali emas hari ini. Medali emas ini untuk Indonesia dari Prancis," ucap Widi, seperti yang dilansir dari situs resmi International Paralympic Commitee.

Widi pun mengaku sudah lama mempersiapkan diri untuk menghadapi kejuaraan di Prancis ini. Tekadnya kuat untuk membawa Indonesia berada di puncak tertinggi kejuaraan.

"Yang pasti latihan keras selama persiapan. Sudah dari lama karena memang sudah di Pelatnas," tutur Widi yang selalu mengenakan kursi roda karena kedua kakinya lumpuh.

Walau berhasil meraih prestasi tertinggi di ajang tersebut, atlet 28 tahun itu mengaku tidak berpuas diri, terlebih akan menghadapi ajang Asian para Games di Indonesia pada Oktober mendatang. "Lakukan yang lebih baik lagi dari apa yang sudah saya capai," ungkap Widi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Gelanggang
wwwwww