Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Modern Pentathlon Butuhkan 30 Kuda di Asian Games 2018

Modern Pentathlon Butuhkan 30 Kuda di Asian Games 2018
Azhari/GoNews.co
Senin, 06 November 2017 20:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Indonesia selaku tuan rumah Asian Games 2018 harus menyiapkan 30 ekor kuda untuk mensukseskan pertandingan cabang olahraga Modern Pentathlon sesuai aturan yang berlaku.

Makanya, Pengurus Besar Modern Pentathlon Indonesia (PB MPI) berharap panitia penyelenggara (INASGOC) menyediakan kebutuhan 30 kuda tersebut.

"Kita berharap INASGOS menyediakan kebutuhan 30 ekor kuda untuk pertandingan Modern Pentathlon. Kalau senjata pistol laser dan anggar dibawa masing-masing peserta," ujar Ketua Umum PB MPI, Anthony Charles Sunarjo yang dihubungi di Jakarta, Jumat (3/11/2017).

Menurut Anthony, kebutuhan jumlah kuda yang harus disediakan INASGOC itu lebih kecil dibandingkan pada penyelenggaraan Asian Games Incheon, Korsel 2014 dimana tuan rumah menyediakan 60 kuda.

"Harga seekor kuda modern pentathlon sekitar Rp 200 juta. Jadi, kita butuh Rp6 miliar untuk 30 ekor kuda," katanya.

Sebenarnya, kata Anthony, masalah kebutuhan kuda telah diajukan kepada INASGOC, serta Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sejak lama. Namun, PB MPI belum mendapat respons hingga Satlak Prima dibubarkan pada bulan lalu.

"Semua kebutuhan peralatan pertandingan sudah lama disampaikan ke INASGOC. Dan, perlengkapan atlet sudah diajukan ke Satlak Prima. Saat ini, kami masih menunggu ketentuan lebih lanjut dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) karena Satlat Prima dibubarkan," ungkapnya.

Meski modern pentathlon baru berdiri, kata Anthony, bukan berarti tidak ada peluang medali. "Kami yakin atlet Modern Pentathlon Indonesia bisa berprestasi di Asian Games 2018," ungkap Anthony sembari menjelaskan PB MPI akan melakukan seleksi atlit, pelatih dan mrncetak juri.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww