Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
11 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
3
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
18 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah
Internasional

Pengikut ISIS Asal Sumut, Indonesia, Ditangkap Otoritas Filipina di Marawi

Pengikut ISIS Asal Sumut, Indonesia, Ditangkap Otoritas Filipina di Marawi
Istimewa.
Kamis, 02 November 2017 14:39 WIB
JAKARTA - Seorang warga negara Indonesia (WNI) ditangkap otoritas Filipina di Kota Marawi satu pekan setelah Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyatakan bahwa kota tersebut telah bebas dari para simpatisan ISIS.

Menurut pemerintah setempat, WNI tersebut adalah seorang pria berusia 23 tahun bernama Mohammad Ilham Syaputra.

Dari kabar yang dirilis ABC News, Ilham merupakan warga asal Sumatera Utara. Menurut laporan yang dirilis Kepala Kepolisian Lanao del Sur, John Guyguyon, Ilham masuk negara Filipina pada bulan November 2016 silam.

Guyguyon yang berpangkat setara dengan Ajun Komisaris Besar Polisi Indonesia ini juga mengatakan bahwa Ilham merupakan salah satu anggota dari grup ekstremis yang melakukan serangan bom di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat pada bulan Januari 2016 silam.

Sebelumnya, Presiden Duterte telah menyatakan bahwa Kota Marawi telah bebas dari anggota kelompok ekstremis yang berafiliasi dengan ISIS. Pernyataan tersebut diucapkannya pada 17 Oktober 2017 silam.

Usai mengeluarkan pernyataan tersebut, pemerintah Filipina langsung mengembalikan sekitar 6.400 penduduk Kota Marawi dari total 360.000 warga ke tempat tinggalnya masing-masing.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Warga Bertuah, GoNews Group
wwwwww