Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
23 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
9 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Diduga Dibakar, Ruko Monalisa di Kampung Cina Bukittinggi Ini Ludes Dilalap Api

Diduga Dibakar, Ruko Monalisa di Kampung Cina Bukittinggi Ini Ludes Dilalap Api
Ruko Monalisa, Jalan Ahmad Yani no 58 Bukittinggi ludes dilalap api, Jumat 27 Oktober 2017, sekira pukul 01.00 WIB.
Jum'at, 27 Oktober 2017 20:46 WIB
Penulis: jontra
BUKITTINGGI - Sebuah ruko menjual makanan khas cina bernama Monalisa Chinese Food yang terletak di Jalan Ahmad Yani No 58, Kampung Cina, Guguk Panjang, Bukittinggi terbakar, Jumat 27 Oktober 2017 sekira pukul 01.00 WIB.

Diduga ruko Monalisa yang dikelola oleh Gunawan Susanto Tatang (54) alias Aseng dibakar oleh saudara sepupunya sendiri yang berinisial NST alias Nang (51). Barang - barang dalam ruko dengan ukuran 5 x 40 Meter nyaris ludes semuanya. Enam unit mobil Damkar Bukittinggi dan Agam juga terlihat meluncur ke lokasi untuk memadamkan yang terletak persis di depan kantor cabang BCA Bukittinggi.

Kapolsek Bukittinggi Kompol Zahari Almi menyebutkan, usai terjadinya peristiwa kebakaran, korban GST langsung melaporkan dugaan pembakaran ruko oleh saudara sepupunya NST dengan laporan polisi LP/174/A/X/2017 tanggal 27 Oktober 2017, ungkapnya.

Disebutkan juga oleh Zahari Almi, kecurigaan Aseng disebabkan karena sumber api berasal dari 2 titik, pertama dari bagian belakang ruko, kemudian dari sepeda motor yang terletak di bagian depan ruko, ungkapnya pada polisi.

Kapolsek juga mengatakan, bau bensin dan sebuah mancis juga ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP), diduga setelah membakar bagian belakang, terduga Nang kemudian membakar sepeda motor Merk Yamaha milik Aseng yang berada di bagian depan dalam ruko tersebut, sehingga 2 unit sepeda motor yaitu Yamaha Aerox BA 2717 LG dan Suzuki Skywave B 6042 BYC juga hangus terbakar, ucapnya.

Sebelum kejadian diduga antara Aseng dan Nang juga terlibat cekcok mulut, ungkap Zahari Almi.

Sepupu korban lainnya yang bernama Thomas (61) pada gosumbar juga mengatakan, saat api baru menyala, dirinya belum tidur dan tengah berada di lantai 2 Monalisa, karena dirinya tengah duduk bercakap - cakap dengan saksi lainnya yang bernama Junaidi (59).

"Saat ini, kami telah menahan Nang untuk diperiksa secara intensif. Zahari juga mengatakan api baru dapat dijinakkan oleh Tim Damkar dan para relawan sekira pukul 02.15 WIB, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Kerugian Materil akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp200 juta," pungkasnya.(*")

wwwwww