Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
13 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
11 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
10 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
13 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
17 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPR: Ngapain Harus dari Luar, Pekerja Lokal Harus Lebih Diutamakan

DPR: Ngapain Harus dari Luar, Pekerja Lokal Harus Lebih Diutamakan
Istimewa.
Kamis, 26 Oktober 2017 17:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX Ermalena mengingatkan agar perusahaan yang ada di Indonesia untuk lebih mengutamakan pekerja lokal sebagai karyawannya. Hal ini dimaksudkan guna mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Hal ini diungkapkan usai meninjau  PT Meares Soputan Mining di Lukupang Timur,  Kabupaten Minahasa Utara, Kamis, (26/10). Ia menegaskan bahwa perusahaan pertambangan semestinya diisi oleh putra lokal, bukan pekerja asing. 

"Perusahaan tambang semestinya mengakomodir anak-anak putra daerah sini. Ini menjadi penting untuk diperhatikan, ngapain harus dari luar negeri," ujarnya kepada Parlementaria usai mengunjungi PT Meares Soputan Mining.

Politisi PPP ini yakin bahwa untuk di beberapa posisi penting perusahaan tambang bisa diisi oleh masyarakat lokal sehingga lebih memberikan asas manfaat. "Di level tertentu memang bisa diisi anak-akan kita sendiri (putra daerah).  Sehingga transfer knowledge dari tenaga kerja asing ke tenaga kerja lokal harus dilakukan secara sungguh-sungguh," sambungnya.

Dirinya juga mendorong agar pemerintah mampu mendirikan sekolah penambangan khusus di daerah yang memiliki sumber daya alam sebagai area penambangan. Ini penting untuk menghasilkan SDM yang dibutuhkan ditengah persaingan global yang berbasis kompetensi.

"Semestinya sekolah pertambangan harus dibangun di daerah-daerah yang sumber daya tambangnya, jadi kita punya SDM yang cukup," tandasnya.

Diketahui usai melakukan peninjauan, diketahui jumlah pekerja di PT Meares Soputan Mining berjumlah 693 pekerja dengan komposisi pekerja lokal berjumlah 599, pekerja non-lokal 84 dan pekerja asing berjumlah 10. ***

wwwwww