Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
22 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
23 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
4
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
20 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Soal Pendampingnya di Pilgub Jatim, Khofifah Diminta para Kiyai Cari Sosok Santri Nasionalis

Soal Pendampingnya di Pilgub Jatim, Khofifah Diminta para Kiyai Cari Sosok Santri Nasionalis
Istimewa.
Selasa, 17 Oktober 2017 15:30 WIB
JAKARTA - Bakal calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengakui telah bersilaturahmi dengan para kiai di Jawa Timur terkait rencananya maju di Pilkada Jawa Timur 2018 mendatang. Para kiai tersebut mulai dari wilayah Mataraman, Tapal Kuda hingga Madura.

"Para kiai sepuh terutama dari yang pojok barat, pojok timur, alhamdulilah itu pada rawuh, dari Pacitan dan area area mataraman, kemudian dari Tuban daerah Arek, kemudian Madura, dan kemudian dari pantura, termasuk dari Banyuwangi, Situbondo, Jember juga rawuh," ujar Khofifah saat ditanyai kesiapannya maju di Pilkada Jawa Timur 2018 sebelum rapat kerja dengan Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (17/10).

Menurut Khofifah, para kiai juga memberi dukungan kuat dan siap berikhtiar bersama-sama dengan Menteri Sosial tersebut. Salah satunya, para kiai tersebut dengan membentuk Tim Sembilan yang dipimpin Sholahuddin Wahid (Gus Sholah).

Khofifah mengatakan Tim Sembilan tersebut terdiri dari 18 orang kiai, diantaranya KH Asep Saifudin Chalim; KH Mas Mansur dari Surabaya; KH Afifudin Muhajir dari Situbondo; KH Suyuti Toha dari Banyuwangi; pengasuh pesantren Darussalam, Banyuwangi, KH Hisyam Syafaat; KH Yusuf Nuris atau Gus Yus dari Banyuwangi, KH Mahfud dari Gresik; KH Yazid Karimulloh dari Jember,KH Mas Mansur dari Surabaya, KH Muchtam Muchtar dari Sumenep.

Tim Sembilan tersebut, lanjut Khofifah, memang dikhususkan dimintai pendapat untik mencari sosok pendamping Khofifah di Pilkada Jatim. "Saya kemudian minta pendapat secara terbatas dari Tim Sembilan ini. Intinya adalah kalau nanti akan mencari calon wakil gitu diminta oleh para kiai, aliansi, santri-nasionalis, gitu," ujar Khofifah.

Namun demikian, Khofifah juga tidak mengesampingkan komunikasi dengan partai partai lain untuk mengusungnya di Jawa Timur. Hal ini karena, ia menilai, bagaimanapun meminta pertimbangkan dengan para kiai juga penting.

"Izinkan saya meminta pertimbangan Bu nyai dan kiai sepuh dulu dan mereka itu jangan dianggap ini sesuatu yang fiks per nama apa, jadi makronya mereka menyampaikan. Kalau nanti akan memilih wakil tolong dipikirkan bahwa ini akan menjadi aliani santri-nasionalis;" ungkapnya.

Khofifah menambahkan, saat ini ia juga terus melanjutkan komunikasi dengan partai partai lain. "Sedang berproses. Kemarin juga baru ada teman yang mengambil formulir ke PPP. Biar ini selesai dulu," ungkap Khofifah.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww