Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
15 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
12 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
12 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
15 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
18 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pelatih Dipecat Gara-gara Klubnya Menang Besar 25 - 0

Pelatih Dipecat Gara-gara Klubnya Menang Besar 25 - 0
(vice.com)
Minggu, 18 Juni 2017 13:18 WIB
JAKARTA - Setiap pelatih sepakbola sangat senang bila klub yang dilatihnya memenangkan pertandingan, apa lagi kemenangan besar.

Tapi berbeda dengan pelatih klub Serrano B U-11 ini, dia justru dapat 'musibah' setelah tim asuhannya berpesta gol.

Serrano B U-11 menang besar 25-0 saat menghadapi Benicalap C dalam pertandingan liga junior di Spanyol. Bukannya apresiasi yang didapatkan si pelatih, manajemen klub malah memecatnya dari kursi pelatih.

Alasannya, dengan kebobolan jumlah gol yang banyak bisa membuat pesepakbola muda jatuh mental dan putus asa dalam bertanding.

''Kami berupaya menghormati lawan kami. Setelah hasil tersebut kami memutuskan untuk memecat pelatih,'' kata Pablo Alcide kepada El Pais.

Daniel Revenga, pengacara pelatih yang dipecat tersebut, mengatakan bahwa kliennya tidak ada niatan mempermalukan lawan dengan banyak gol.

''Dia tidak meminta pemainnya terus menambah jumlah gol. Sebaliknya, dia sudah mencegah mereka terus menekan lawan,'' kata Revenga.

''Tetapi, Beniclap C malah terus menyerang dan meninggalkan banyak ruang di area permainan mereka,'' ia memungkasi.

Laga tersebut sebetulnya merupakan pertandingan pamungkas Benicalap C di musim ini, yang membuat mereka menjadi juru kunci tanpa pernah meraih satu pun poin dan kebobolan 247 gol dalam 30 laga.***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:GoNews Group, Gelanggang
wwwwww