Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
24 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
22 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
3
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
7 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
11 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
7 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
6
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
7 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Internasional

Mantan Kanselir Jerman Helmut Kohl Tutup Usia

Mantan Kanselir Jerman Helmut Kohl Tutup Usia
Helmut Kohl (kanan). (republika.co.id)
Sabtu, 17 Juni 2017 05:42 WIB
BERLIN - Mantan Kanselir Jerman, yang juga merupakan pemersatu Jerman, Helmut Kohl, meninggal dunia pada usia 87 tahun.

Koran Jerman, Bild, melaporkan Kohl meninggal di rumahnya di Ludwigshafen, pada Jumat (16/6),

''Kami berada dalam kesedihan. #RIP #HelmutKohl,'' tulis Partai Persatuan Kristen Demokratik yang mengusung Kohl, dalam akun Twitter resminya.

Kohl menjabat sebagai Kanselir Jerman selama 16 tahun, sejak 1982 hingga 1998.

Ia berhasil menyatukan Jerman yang terpecah belah akibat Perang Dingin, di jantung Uni Eropa.

Dia mengupayakan persatuan Eropa dengan naluri tajam yang dimilikinya setelah jatuhnya Tembok Berlin pada November 1989.

Setahun setelah insiden itu, Kohl menyatakan berakhirnya perpecahan Jerman setelah Perang Dingin.

Mantan Presiden AS Bill Clinton pernah menggambarkan Kohl sebagai negarawan Eropa yang paling penting sejak Perang Dunia II.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Kabar Bertuah
wwwwww