Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
5 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Peternakan di Bogor Terbakar, 40.000 Ekor Ayam Hangus Jadi Arang

Peternakan di Bogor Terbakar, 40.000 Ekor Ayam Hangus Jadi Arang
Foto: Pikiran Rakyat.
Sabtu, 06 Mei 2017 17:06 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
CIBINONG - Sedikitnya 40.000 ekor ayam "hangus jadi arang" mati akibat kebakaran di peternakan ayam milik PT Januputro Desa Barengkok Kecamatan Jasinga Kabupaten Bogor, Sabtu, 6 Mei 2017 pagi. Pemilik peternakan mengalami kerugian hingga Rp 2,5 miliar akibat ayam, dan pakan seberat 21 ton ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

Menurut hasil pemeriksaan sementara, Kepala Polisi Sektor Jasinga Darsono Sinaga menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik di salah satu kandang ayam. "Sudah ada upaya untuk memadamkan termasuk Kapolsek dan anggota sehingga tidak semua kandang terbakar," katanya. Dia menyebutkan, hanya empat dari 10 kandang yang terbakar di kawasan peternakan tersebut.

Ia mengatakan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak membahayakan warga karena berada cukup jauh dari pemukiman sekitarnya. Warga dan petugas kepolisian memadamkan api dengan peralatan seadanya sehingga proses pemadaman berlangsung cukup lama.

Selanjutnya, petugas bersama pemilik peternakan, Singgih membuang ayam-ayam yang terbakar dengan cara menguburkannya di dekat lokasi. Darsono mengimbau masyarakat tidak mengonsumsi ayam-ayam tersebut karena kondisinya yang telah menjadi bangkai meskipun mati akibat terbakar.

"Ayam dari peternakan ini biasa didistribusikan ke wilayah Jabodetabek. Tapi kejadian ini tidak sampai mengganggu pasokan ayam ke masyarakat karena masih banyak ayam dari peternakan lainnya," kata Darsono memastikan. Ia meminta masyarakat lebih waspada terhadap kebakaran serupa di tempatnya masing-masing.

Secara terpisah, Direktur Perusahaan Daerah Pasar Kota Bogor Andri Latief Asyikin mengakui kondisi harga daging ayam di pasar-pasar tradisional wilayah Bogor saat ini cukup tinggi.

"Harga daging ayam saat ini mencapai Rp35.000-36.000 dari biasanya seharga Rp32.000 per kilogram," katanya.

Peningkatan harga menurutnya disebabkan salah satunya oleh persediaan atau stok yang terganggu di tingkat produsen.***

Sumber:pikiran rakyat
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Pasar & Niaga
wwwwww