Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
24 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
21 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
10 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
6 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jika Jokowi Reshufle Dirinya dari Kemendagri, Tjahjo Kumolo: Saya Ikhlas

Jika Jokowi Reshufle Dirinya dari Kemendagri, Tjahjo Kumolo: Saya Ikhlas
Tjahjo Kumolo. (istimewa)
Selasa, 02 Mei 2017 16:26 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Presiden Joko Widodo berencana melakukan perombakan kabinet kerja. Alasannya karena ada beberapa menteri dianggap tidak dapat bekerja dengan sistem target, sesuai programnya.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan, reshuffle merupakan kewenangan penuh dimiliki Jokowi.

Sehingga menteri mendapatkan amanah untuk membantu mengelola negara, harus siap bila ternyata sudah tidak mendapatkan tugas tersebut.

"Reshuffle urusan Presiden. Saya sebagai pembantu Presiden harus taat atas apa yang menjadi, apa yang diputuskan Presiden," kata Tjahjo Kumolo, kepada sejumlah wartawan, Selasa (2/05/2017).

Politikus PDIP ini mengungkapkan, lain cerita jika posisi kepala daerah seperti gubernur, wali kota dan bupati. Mereka mendapatkan amanah langsung dari warga dalam pemilihan umum (Pemilu).

"Tidak dengan Bupati, dia mengemban amanah yang pilihan masyarakat. Kalau menteri, kapolri yang pilih Presiden," terangnya. ***

Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Parlemen
wwwwww