Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
2
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
3
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Salah Sebut Nama Komandan, TNI Gadungan Ditangkap Polisi Militer

Salah Sebut Nama Komandan, TNI Gadungan Ditangkap Polisi Militer
Wahyu Rana Indrayana yang mengaku sebgai Anggota TNI diamankan petugas. (foto: Radar Tegal/JawaPos.com)
Sabtu, 11 Maret 2017 20:37 WIB
TEGAL - Wahyu Rana Indrayana (25) terpaksa diamankan petugas karena mengaku sebagai anggota Polisi Militer (PM), Jumat (10/3) malam. Kedok pelaku terbongkar setelah dirinya salah memyebutkan nama komandan Sub Denpom IV/1-3 Tegal.

Dan Sub Denpom IV/1-3 Tegal Kapten CPM Heriyanto mengatakan, penangkapan pelaku bermula saat dirinya mendapatkan laporan dari warga Grand Shapira, Desa Pacul, Kecamatan Talang, Kabupaten Tegal. Warga merasa curiga dengan tindak tanduk pelaku.

"Dari laporan tersebut kita mendatangi tempat kejadian dan di sana kita mendapati seorang pria yang mengaku sebagai anggota PM," katanya.

Namun, kata Heriyanto, saat ditanya tentang nama komandan Sub Denpom IV/1-3 Tegal pelaku salah menyebutkan nama. Kemudian saat dimintai identitasnya, warga Kelurahan Kauman Pulo RT03 RW09 Kecamatan/Kabupaten Brebes, itu tidak dapat menunjukannya.

"Karena tidak dapat menunjukan identitas yang membuktikan dirinya seorang anggota TNI maka kita bawa ke Mako," tandasnya.

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya atribut militer dan sepeda motor yang ditempeli stiker Polisi Militer.

Kepada petugas, Wahyu mengaku nekat mengaku sebagai anggota PM lantaran untuk mendapatkan cinta dari seorang SPG. Pelaku mengaku mendapatkan atribut tersebut dari sebuah toko. (jp)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww