Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
6 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
6 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
8 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
8 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Banjir Tinggi Masih Rendam Daerah Pangkalan Koto Baru Hingga Siang Ini, Akses Jalan Lintas Riau-Sumbar Tak Bisa Dilewati, Berikut Situasi Terkininya

Banjir Tinggi Masih Rendam Daerah Pangkalan Koto Baru Hingga Siang Ini, Akses Jalan Lintas Riau-Sumbar Tak Bisa Dilewati, Berikut Situasi Terkininya
Kondisi Polsek Pangkalan, Sumatera Barat akibat banjir Jumat ini (Foto: Istimewa)
Jum'at, 03 Maret 2017 10:52 WIB
Penulis: Chairul Hadi
PEKANBARU - Ketinggian air di daerah Pangkalan Koto Baru, Sumatera Barat hingga Jumat (3/3/2017) siang masih belum mengalami penurunan. Hujan juga dikabarkan masih mengguyur daerah tersebut.

Akibatnya, ruas jalan utama yang menghubungkan Provinsi Riau-Sumbar via Pangkalan Koto Baru tak bisa dilewati sama sekali. Bahkan dibeberapa titik, air sudah setinggi atap rumah. Demikian informasi yang dirangkum hingga berita ini diturunkan.

"Sebagian titik sudah tinggi airnya, seperti di daerah Polsek Pangkalan, lalu disekitar jembatan, itu tak bisa dilalui tadi. Airnya tinggi, terakhir tadi sudah hampir setinggi atap," ungkap Rizki, salah seorang warga di sana.

Rizki yang diwawancarai GoRiau.com (GoNews Grup) melanjutkan, sebagian warga yang terkena dampak banjir sudah diungsikan ke daerah Pasar Pangkalan, karena tempat ini cukup tinggi.

Baca Juga: Jalur Lintas Riau-Sumbar Putus Akibat Banjir dan Tanah Longsor, Polisi Alihkan Rute ke Kiliranjao

Sebagian lainnya masih bertahan berharap air menyusut. Bahkan kondisi banjir sekarang disebut Rizki lebih parah ketimbang tahun sebelumnya. "Tahun ini lebih parah banjirnya," yakin dia di ujung sambungan telepon.

Kondisi itu diperparah dengan diputusnya aliran listrik sementara, untuk menghindari adanya peristiwa yang tidak diinginkan.

Sementara di Kabupaten Kampar, banjir juga menggenang dua kecamatan, antara lain 13 Koto Kampar dan Gunung sahilan. BPBD sudah di lokasi memberikan bantuan tenda darurat dan Sembako.

Polres Kampar juga sudah menurunkan aparat untuk mengatur pengendara melewati jalur alternatif, melewati Kirilanjao.

"Kita alihkan menuju Kiliranjao-Kuansing-Kampar (Lintas tengah), termasuk arus sebaliknya," sebut Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi kepada GoRiau.com (GoNews Grup). ***

wwwwww