Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
8 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
7 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
7 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
9 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
9 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pesta Tuak untuk Bergembira Ria, Eh Malah Tewas Ditikam Teman Sendiri

Pesta Tuak untuk Bergembira Ria, Eh Malah Tewas Ditikam Teman Sendiri
ilustrasi
Jum'at, 03 Maret 2017 11:02 WIB

MEDAN - Sekelompok orang ini awalnya ingin bergembira ria dengan pesta tuak, berbincang dan bernyanyi bersama. Namun, hanya karena sedikit salah paham, akhirnya memicu perkelahian dan berujung penikaman.

Akibat penikaman itu, Syahkubat (36) tewas. Warga Jalan Ampera 1 Gang Tempel, Sei Sikambing, Helvetia, tewas usai ditikam teman kumpulnya minum tuak, Susanto Iswandi (46), warga Jalan Binjai Gang Banteng.

"Penikaman yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi di Jalan Gatot Subroto, Sei Sikambing C II, Medan Helvetia, Rabu (1/3) sekira pukul 20.00 WIB," kata Kapolsek Helvetia, Kompol Hendra Eko Triyulianto, Kamis (2/3).

Hendra memaparkan, peristiwa itu berawal saat Syahkubat berkumpul bersama sejumlah rekannya di depan pos ormas pemuda di Jalan Aluminium, Sei Sikambing C II, Medan Helvetia, sekira pukul 19.30 WIB. Mereka minum tuak, berbincang dan bernyanyi di sana.

Susanto kemudian ikut bergabung bersama mereka. Setelah berbincang, diduga terjadi kesalahpahaman antara dia dengan Simson, seorang pria yang ikut berkumpul di sana.

Keributan terjadi. Keduanya kemudian berkelahi. Susanto menyabet Simson dengan pisau. Setelah itu dia kabur.

Melihat itu, Syahkubat tak tinggal diam. Dia mengejar Susanto. "Tak lama kemudian korban ditikam tersangka pada bagian dada kiri dan terkapar di pinggir Jalan Gatot Subroto," jelas Hendra.

Melihat Syahkubat terkapar bersimbah darah, rekannya yang lain mengejar Susanto menggunakan mobil. Mereka menangkap dan menghakiminya hingga babak belur sebelum menyerahkan ke Polsek Helvetia.

"Kita juga sudah amankan barang bukti sebilah pisau kecil berwarna hitam dan pakaian korban," jelas Hendra.

Polisi masih mendalami kasus pembunuhan ini. Mereka sudah memeriksa sejumlah saksi dan lokasi kejadian. "Kita juga mendalami motif pelaku. Dugaan sementara, motifnya salah paham," pungkas Hendra. (mdk)

Editor:Arie RF
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww