Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
Nasional
7 jam yang lalu
Pemerintah Buka Pendaftaran CPNS November 2026, KemenPAN RB Pimpin Rangkaian Seleksi
2
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
Nasional
6 jam yang lalu
Kurangi Ketergantungan Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Lewat Forum Bali
3
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Usulkan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu, Angin Segar Kesejahteraan Pegawai
4
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
Nasional
5 jam yang lalu
Suket Ijazah Gibran Batal demi Hukum, Mahfud MD Dorong DPR Lakukan Langkah Politik
5
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
Hukum
7 jam yang lalu
Kasus Suap Lahan ATR/BPN, KPK Dalami Keterlibatan Petinggi PT Bela Parahiyangan
6
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Nasional
7 jam yang lalu
Foto Gibran Dicopot Massa di DPRD DIY, Politikus PDIP Ungkap Manipulasi Konstitusi
Home  /  Berita  /  Hukum

Demi Menghibur Anak-anak, Pak Polisi Ini Rela Jadi Badut yang Lucu

Demi Menghibur Anak-anak, Pak Polisi Ini Rela Jadi Badut yang Lucu
Aparat Polsek Tuban melakukan kampanye pesan keselamatan kepada ratusan siswa TK dan PAUD.
Jum'at, 03 Maret 2017 10:35 WIB

TUBAN - Aparat kepolisian di Tuban, Jawa Timur memiliki cara unik untuk mengampanyekan pesan keselamatan kepada ratusan siswa Taman Kanak-Kanak dan PAUD Gugus Satu Kartini, Kecamatan Rengel.

Petugas menanggalkan kesan seram sosok polisi dengan berpakaian ala badut yang lucu. Anak-anak pun langsung berbaur dengan aparat kepolisian lainnya yang berseragam dinas lengkap.

Mereka bernyanyi dan berjoget bersama, tanpa rasa takut. Dalam momen ini, kesan polisi berwajah garang seakan terhapus.

Para siswa lebih banyak tersenyum dengan kemunculan dua polisi berpakaian ala badut.

Keberadaan polisi lucu ini cukup menghibur siswa dan orang tua yang berkunjung ke Mapolsek.

Bahkan mereka antusias mendengar setiap pesan keselamatan yang disampaikan polisi badut.

Dalam kampanye keselamatan ini, petugas mengajari siswa trik-trik mengamankan diri dari bahaya kejahatan.

Seperti pelecehan seksual, kekerasan fisik, dan penculikan. Petugas juga berpesan anak-anak mewaspadai orang-orang asing.

Namun, bila kondisi terdesak, maka dianjurkan untuk berlari sambil berteriak meminta tolong.

Sementara bagi orang tua, pesan yang disampaikan terkait keselamatan berkendara di jalan raya.

Mulai pentingnya memakai helm, baik bagi orang tua maupun anak-anak.

Zulfatun Niamah, Ketua Gugus 1 Kartini Kecamatan Rengel, mengatakan, polisi badut ini merupakan cara aparat untuk mendekatkan diri kepada anak-anak.

"Sehingga pesan yang disampaikan bisa diterima serta dipahami secara utuh," ujar Zulfatun.

Metode ini dirasa cukup efektif, karena sebagian anak yang awalnya takut bertemu polisi, kini mulai berani.

Sementara AKP Musa Bachtiar, Kapolsek Rengel, menuturkan, kampanye pesan keamanan menggunakan metode polisi badut ini akan terus dilakukan.

"Tak hanya menunggu kunjungan siswa, petugas juga mengagendakan kampanye keliling ke sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Rengel," pungkas Musa.(jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:Hukum, Warga Bertuah, Kabar Bertuah, GoNews Group
wwwwww