Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
20 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
17 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
19 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
15 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Karang Berita Hoax Terkait Kasus Iwan Bopeng, HNW: Bukti Aparat Tak Netral pada Pilkada DKI

Karang Berita Hoax Terkait Kasus Iwan Bopeng, HNW: Bukti Aparat Tak Netral pada Pilkada DKI
Hidayat Nur Wahid. (republika)
Kamis, 02 Maret 2017 19:04 WIB
JAKARTA - Kasus Iwan Bopeng merupakan bukti adanya upaya-upaya menghadirkan hukum yang tidak adil dan teror terhadap penyelenggara pilkada.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid. Bahkan menurutnya, arogansi dan teror tersebut dialamatkan kepada tentara. 

''Saya kira ini menjadi bagian dari gunung es, yang memperlihatkan potensi untuk ketidaknetralan pihak aparat nampak sangat jelas. Iwan Bopeng penting dibawa ke peradilan terbuka, supaya apa yang dikatakan aparat maupun negara akan netral betul-betul terbukti,'' kata Hidayat, saat dihubungi, Kamis (2/3), seperti dikutip dari republika.co.id.

Oleh karena itu, lanjutnya, aparat harus melakukan tindakan pencegahan, bukan malah dilindungi.

''Apalagi memberikan berita hoax bahwa seolah-olah pihak yang salah sudah meminta maaf dan sudah menyelesaikan masalah dengan Pangdam Jaya,'' ujarnya.

Dia meminta masalah ini menjadi perhatian serius bagi seluruh warga Jakarta untuk semakin mengawasi TPS di putaran kedua nanti.

Kasus ini, lanjut dia, adalah satu bukti dan fakta, dimana rakyat dengan seluruh kekuatannya, penting untuk menyelamatkan kedaulatan rakyat dan pilgub DKI dari kemungkinan tindakan sabotase maupun teror. 

''Menurut saya, kasus Iwan Bopeng betul-betul jadi pelajaran pahit bagi warga Jakarta, agar mereka betul-betul berkonsolidasi, untuk menjaga setiap TPS dan penghitungan suara dari teror dan ancaman,'' jelasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Parlemen
wwwwww