Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
19 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
17 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
17 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
19 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
15 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  Parlemen

Dukung Anies-Sandi, Titiek Yakin Tak Khianati Golkar

Dukung Anies-Sandi, Titiek Yakin Tak Khianati Golkar
Ilustrasi.
Kamis, 02 Maret 2017 19:02 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Dewan Pakar partai Golkar, Siti Hediati Harijadi alias Titiek Soeharto resmi mendukung pasangan calon Gubernur DKI Jakarta dari nomor urut 3, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

Padahal, partai berlambang pohon beringin sendiri telah menetapkan pilihannya untuk membantu paslon nomor urut 2, Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful agar menang dua periode. Hal tersebut, memunculkan dugaan Titiek akan diberikan sanksi internal.

"Saya rasa tidak ada yang salah apalagi melanggar, saya pribadi mendukung pasangan yang menurut agama saya baik. Lagi pula Saya gak ngajak kader lain dan saya gak pake atribut partai," ujar Titiek, di gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (2/3/2017).

Menurutnya, apa yang dilakukannya adalah bentuk kewajaran seseorang dalam menentukan pilihan pemimpinnya.

"Sebagai contoh dulu juga pak Agung Laksono beliau sebagai waketum ketika partai Golkar dalam  memutuskan calon presiden dua, beliau pilih nomor satu, karena itu hati beliau disana gak apa apalah Kok skrng saya dipermasalahakan, saya sebenarnya ikut agung laksono saja dulu," katanya.

 Selain itu, dirinya tidak takut apabila partainya akan memanggilnya terkait hal tersebut.

"Panggil aja, saya juga gak ada maksud apa-apa, saya sebagai pribadi menurut yang terbaik pilihan saya dan secara saya sebagai orang islam saya pilih apa saya meyakini ini betul," pungkasnya. ***

wwwwww