Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
23 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
22 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
4
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
13 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
5
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
14 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dihantam Banjir, Siswa Histeris Lihat Puluhan Motor Terseret Arus

Dihantam Banjir, Siswa Histeris Lihat Puluhan Motor Terseret Arus
Puluhan sepeda motor terseret banjir di SMAN 2 Bogor. (foto: TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)
Selasa, 28 Februari 2017 08:04 WIB

BOGOR - Banjir yang terjadi di gedung SMAN 2 Bogor mengakibatkan ratusan sepeda motor milik siswa tersapu banjir, Senin (27/2/2017).

Tembok pembatas di Kelurahan Sukaresmi RT 3/4, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, tepat di halaman belakang SMAN 2 Bogor jebol akibat tidak kuat menahan luapan air dari selokan palayangan yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

Air yang berasal dari aliran selokan tersebut pun mengalir deras menuju pemukiman warga.

Akibatnya, satu rumah warga milik Hamid (37) pun ambruk lantaran tidak kuat menahan aliran air itu.

Dalam insiden itu, istri Hamid, Anita (25), dan putrinya, Dzia Mahira (4) yang berada di dalam rumah, tewas terbawa arus.

"Iya jadi tadi aliran air sangat deras membuat rumah Pak Hamid ambruk, ada empat jiwa yang tinggal di rumah itu, istri dan putrinya meninggal, kalau Pak Hamid dan putranya, Dzahwan (6) berhasil selamat," ujar seorang warga, Lili Ahmadi seperti dilansir TribunnewsBogor.com, Senin (27/2/2017).

Lili menjelaskan bahwa kedua korban sempat terbawa arus sejauh 500 meter.

"Iya setelah setengah jam dicari akhirnya ketemu dan langsung dilarikan ke rumah sakit, begitu juga dengan Pak Hamid dan putranya," jelasnya.

Tidak hanya itu, aliran air yang deras itu pun membuat puluhan motor yang terparkir di belakang SMA N 2 Bogor terendam air.

"Di belakang itu kan banyak anak-anak SMAN 2 Bogor parkir motor, terus motornya beberapa adabyang hanyut, tapi sekarang sudah diambil pemiliknya masing-masing," ujar siswa SMAN 2 Bogor, Muhammad Daris (17).(tnc)

Editor:Arie RF
Sumber:tribunnews.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww