Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
21 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
18 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
7 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bobol Kementerian Pertahanan, Hacker Curi Data 850 Tentara dan Pegawai Singapura

Bobol Kementerian Pertahanan, Hacker Curi Data 850 Tentara dan Pegawai Singapura
ilustrasi
Selasa, 28 Februari 2017 22:03 WIB

SINGAPURA - Kementerian Pertahanan Singapura mengatakan, penyerang dunia maya atau sering disebut hacker mencuri dasar data pribadi dari sekitar 850 tentara dan pegawai Singapura dalam usaha meretas rahasia pejabat. 

Kementerian itu mendapati pembobolan pada bulan ini dalam sistem I-net mereka, yang membolehkan jalur Internet menggunakan komputer pusat di wilayah kementerian pertahanan dan angkatan bersenjata Singapura.

"Tidak ada informasi rahasia militer tersimpan dalam I-net. Serangan terhadap I-net tampak direncanakan dengan baik," kata kementerian itu, Selasa (28/2).

Kementerian menduga, tujuan utamanya mendapatkan jalan ke sejumlah rahasia negara. Namun berhasil dicegah oleh pemisahan I-net dari sistem internal Singapura.

Sejumlah data yang dicuri di antaranya adalah nomor telepon, tanggal lahir dan nomor kartu tanda penduduk. Kementerian itu mengatakan kepada Dinas Keamanan Dunia Maya dan Dinas Teknologi Pemerintah untuk menyelidiki sistem pemerintahan yang lain. Namun sejauh ini tidak ada pembobolan lain yang terdeteksi.

Pada tahun lalu, Singapura memulai proyek untuk memisahkan komputer kerja para pegawai negeri mereka dari internet sebagai bentuk pertahanan terhadap serangan dunia maya.
Namun, bahkan sebelum itu, beberapa kementerian, termasuk kementerian pertahanan dan urusan luar negeri, menggunakan sistem jaringan terpisah untuk melakukan pekerjaan mereka.(rol)

Editor:Arie RF
Sumber:republika.co.id
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww