Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
16 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
23 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Parlemen
19 jam yang lalu
Ringankan Beban Orang Tua, DPRD Pekanbaru Dorong Seluruh Siswa SD dan SMP Dapat Seragam Gratis
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Buya Sumardi Basir dan Yultel Ardi Kembali Pimpin PCNU Padang Periode 2017-2022

Buya Sumardi Basir dan Yultel Ardi Kembali Pimpin PCNU Padang Periode 2017-2022
Foto: Nu.or.id.
Minggu, 26 Februari 2017 18:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
PADANG - Buya Sumardi Basir dan Yultel Ardi Tuanku Malin Sulaiman kembali terpilih memimpin PCNU Padang, Sumatera Barat. Buya Sumardi menjadi Rais Syuriah dan Yultel menjadi Ketua Tanfidziyah masa khidmah 2017-2022.

Keduanya terpilih dalam Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama (NU) ke-IX Kota Padang, Sabtu (25/2/2017) malam dini hari di salah satu hotel di Padang. Keduanya terpilih secara aklamasi oleh peserta Konfercab yang dihadiri Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di Kota Padang. 

Buya Sumardi Basir dinilai selama menjabat Rais Syuriah PCNU Kota Padang periode 2011-2016 mampu mengayomi Nahdliyin dan pengurus NU Kota Padang. Buya Sumardi selalu aktif dalam mengayomi dan aktif di setiap kegiatan NU di Kota Padang. Peserta Konfercab sepakat untuk mempercayakan lagi Rais Syuriah PCNU Kota Padang kepadanya.

Sedangkan Yultel Ardi Tuanku Malin Sulaiman dinilai mampu menunjukkan eksistensi NU di Kota Padang selama kepemimpinannya. Berbagai kegiatan NU di Kota Padang dapat terlaksana dengan baik. Yultel dinilai mampu menjalin komunikasi dengan berbagai pihak di Kota Padang, termasuk komunikasi dengan PBNU di Jakarta.

"Selama memimpin PCNU Kota Padang, sudah empat kali Ketua Umum PBNU Prof. Dr. KH Said Aqil Siraj datang menghadiri acara PCNU Kota Padang. Di tengah kesibukan beliau, alhamdulillah hadir dihadapan warga nahdiyin di Kota Padang," kata Yultel dalam laporan pertanggungjawabannya. 

Yultel Ardi menjelaskan berbagai kegiatan yang sudah dilaksanakan selama memimpin NU Padang. Usai memberikan laporan pertanggungjawaban tersebut, ia didaulat MWC NU Kota Padang untuk kembali memimpin NU Kota Padang.

"Keberhasilan NU Kota Padang yang sudah dirasakan saat ini, harus dilanjutkan dan ditingkatkan lagi. Untuk itu, kami dari MWCNU di Kota Padang secara aklamasi sepakat kembali memilih Sumardi Basir dan Yultel Ardi," kata Syahrial Nadir dari MWC NU Padang Barat.

"Kepercayaan ini merupakan amanah yang berat. Mudah-mudahan dengan dukungan warga dan pengurus NU Kota Padang yang  lain, amanah ini dapat dijalankan dengan baik. Mari bersama-sama berbuat untuk membesarkan NU  Kota Padang di masa mendatang," kata Yultel.

Untuk menyusun pengurus lengkap PCNU Kota Padang masa khidmah 2017-2022, Konfercab NU menetapkan tim formatur yang terdiri dari Rais Syuriah, Ketua Tanfidziyah terpilih ditambah tiga orang dari utusan MWC. Masing-masing Yuli Mardi (MWC Padang Timur), Syahrial Nadir (MWC Padang Barat) dan Badrul (MWC Bungus Teluk Kabung). Tim Formatur diberi waktu satu minggu untuk menyusunnya. ***

Sumber:nu online
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Binawidya
wwwwww