Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
22 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
21 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
8 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Wonderful Indonesia 2016

Menpar Tinjau Kebun Teh Penyangga KSPN Borobudur

Menpar Tinjau Kebun Teh Penyangga KSPN Borobudur
Jum'at, 23 Desember 2016 16:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Menteri Pariwisata Arief Yahya meninjau Kebun Teh Nglinggo, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang merupakan penyangga Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Borobudur.

Arief Yahya di Kulon Progo, Kamis, mengatakan berdasarkan penjelasan Otorita KSPN Borobudur, di Kawasan Nglinggo ada dua titik yang akan dikembangkan dengan luasan 600 hektare, yakni kebun teh seluas 300 hektare dan perhutani (Purworejo) berupa hutan pinus seluas 300 hektare. "Kami ingin meninjau langsumg Zonasi Otorita Pariwisata Borobudur, sejauh mana perkembangannya," katanya.

Ia mengatakan rencana induk KSPN Borobudur telah selesai dibuat. Pada 2017, tri wulan pertama diharapkan rencana induk tersebut disahkan dan segara direalisasikan.Arief Yahya berpesan bahwa pembangunan wisata harus melalukan pelestarian alam. Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan masyarakat. "Pusat pengamanan pariwisata harus memperhatikan lingkungan, komunitas, baru setelah itu kita pikirkan nilai ekonomi kekinian," katanya.

Ia mengatakan untuk menunjang infrastruktur wisata, khususnya KSPN Borobudur, Kemenpar akan melalukan koordinasi dengan PU-PR dan Kemhub. Misalnya, pembangunan bandara di Kulon Progo, demikian juga dengan PU-PR akan membangun jalan tol dari bandara menuju Borobudur. "Saat ini, sedang kami pikirkan. Yang jelas, setiap Kempar memiliki rencana induk pengembangan pariwisata, maka PU-PR dan Kemhub akan mengikutinya," kata dia.

Kepala Disparpora Kulon Progo Krissutanto mengatakan pengembangan kawasan kebun teh Nglinggo sudah disiapkan sejak lama. Bahkan, Disparpora sudah memiliki rencana detail teknis (DED)nya. Selain itu, pemkab sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku wisata.  "Kulon Progo siap mendukung KSPN Borobudur. Kebetulan, pusatnya ada di kebun teh Nglinggo Samigaluh (Kulon Progo), kebun teh Magelang dan hutan pinus Purworejo," katanya. (*/dnl)

wwwwww