Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
20 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
17 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
20 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
6 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
2 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi XI DPR: Jangan Lagi Gaduh, Desain Uang Rupiah Baru Simbol Pemersatu NKRI

Komisi XI DPR: Jangan Lagi Gaduh, Desain Uang Rupiah Baru Simbol Pemersatu NKRI
Jum'at, 23 Desember 2016 11:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kabar yang beredar di media sosial menuding uang Rupiah baru mirip dengan uang kertas Yuan Cina. Menanggapi tudingan itu, anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun membantahnya.

"Saya sudah menyaksikan uang aslinya, dan tidak melihat ada upaya Bank Indonesia dan pemerintah untuk memiripkannya," kata Misbakhun di sela-sela kegiatan reses di Gedung Panti Budaya Kota Probolinggo, Kamis (22/12).

Dikatakan Misbakhun, desain uang ini sudah dilakukan kajian yang lama oleh Bank Indonesia bersama pemerintah kemudian penerbitan emisi baru ini untuk melakukan penyegaran, sehingga upaya penyegaran ini untuk memperkuat mata uang rupiah sebagai simbol nilai tukar NKRI.

Jadi, sekali lagi Misbakhun secara pribadi tidak melihat ada kemiripan, karena gambar-gambarnya khas pahlawan Indonesia yang mewakili kelompok masyarakat, tokoh agama, dan ini sebagai upaya bagian menjaga NKRI.

"Saya meyakinkan kepada masyarakat bahwa ini tidak ada kemiripan. Ini karya terbaik putra-putra Indonesia. Dan, ini mencerminkan mata uang kesatuan RI. ***

wwwwww