Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
21 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
21 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
11 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Bahayakan Keselamatan, DPR Minta Polisi Tindak 'Pemburu Om Telolet Om'

Bahayakan Keselamatan, DPR Minta Polisi Tindak Pemburu Om Telolet Om
Pemburu Tolelolet di Pantura. (istimewa)
Rabu, 21 Desember 2016 14:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Komisi V DPR Nizar Zahro angkat bicara mengenai fenomena 'Om Telolet Om' di masyarakat. 'Om Telolet Om' adalah ucapan anak-anak yang meminta sopir bus membunyikan klakson yang berbunyi 'telolet'.

"Kita memohon kepada Polda agar memasang spanduk larangan terhadap anak-anak, karena itu membahayakan keselamatan," kata Nizar ketika dikonfirmasi, Rabu (21/12/2016).

Nizar mengingatkan, membunyikan klakson dengan menyalahi peraturan perundang-undangan sangat membahayakan di jalan raya.

"Karena sesuai Undang-undang 22 Tahun 2009, klakson bus, mobil, motor dibunyikan hanya untuk peringatan," ujar politikus Partai Gerindra itu.

Mengenai fenomena telolet di masyarakat, Nizar menyarankan klakson tidak menyalahi aturan dan membahayakan keselamatan bagi anak muda.

"Dan itu kebiasaan buruk yang tidak usah ditiru. Kita memohon kepada Polda agar memasang spanduk larangan terhadap anak-anak, karena membahayakan kesalamatan, karena mengganggu," tutur Nizar.

Bunyi klakson bus 'telolet' asal Indonesia mendadak melesat menjadi trending topic dunia di Twitter.

Hingga berita ini disusun, tercatat 'OM TELOLET OM' menjadi salah satu topik yang paling dibincangkan di dunia. Di laman jejaring sosial Twitter, ada sekitar 380 ribu kicauan dari para netizen yang menggunakan kalimat 'OM TELOLET OM' Virus bunyi klakson bus 'telolet' kini tengah mewabah ke segala penjuru dunia alias go international. Para netizen ramai-ramai menularkan wabah tersebut dengan menuliskan komentar 'om telolet om' di akun Instagram selebritis dunia. ***

wwwwww