Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
3 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Meski Pergi Atas Nama Pribadi, Kader Garda Bangsa Padang yang Demo 4-11 di Jakarta Hendaknya Tertib dan Jangan Terprovokasi

Meski Pergi Atas Nama Pribadi, Kader Garda Bangsa Padang yang Demo 4-11 di Jakarta Hendaknya Tertib dan Jangan Terprovokasi
Ketua Garda Bangsa Kota Padang Yonder WF Alvarent. (Ist)
Jum'at, 04 November 2016 10:12 WIB
Penulis: Calva

PADANG - Kader Garda Bangsa Kota Padang yang berangkat ke Jakarta untuk demo Jumat siang (4/11/2016) hendaknya melakukan aksi dengan tertib dan mematuhi aturan yang ada, meski datang ke ibukota atas kepentingan individu bukan organisasi.

Himbauan ini disampaikan Ketua Garda Bangsa Kota Padang Yonder WF Alvarent, Jumat pagi di Padang, sekaitan adanya kader Garda Bangsa (organisasi pemuda PKB) ini yang berangkat dari Padang guna mengikuti demo damai di Jakarta. Yonder mengakui, setidaknya ratusan kadernya dikabarkan pergi ke Jakarta bersamaan dengan ummat Muslim lainya.

Ia juga menyebutkan, secara organisasi, Garda Bangsa tidak ikut dalam demo akbar di Jakarta. Dan kepada yang ikut, jangan sekali-kali membawa-bawa nama organisasi dan menggunakan atribut organisasi.

"Kalau yang datang atas nama individu, ya silahkan, kami tidak melarang. Itu hak sebagai salah seorang warga negara yang dijamin undang-undang," katanya.

Anak muda yang kini terkenal dengan olahraga otomitif jenis Drag ini, juga berharap, demo kali ini berjalan damai dan tidak anarkis serta tidak ada yang terprovokasi oleh pihak yang mungkin saja ingin memanfaatkan momen ini.

Ia juga mendukung, kasus penistaan agama yang dituduhkan kepada Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok diusut secara hukum yang berlaku oleh aparat hukum dalam hal ini kepolisian.

"Mari kita serahkan sepenuhnya kasus ini ke polisi, karena ini sudah ranah hukum dan biarkan hukum yang bertindak, tidak usah pula memaksakan kehendak, misalnya," ulas Yonder mantap. ***

wwwwww