Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
2 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
50 menit yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Parlemen

Akom Minta Elit Politik Menahan Diri, Taufik Kurniawan: Semuanya Diserahkan Kepada Itikad Politik Masing-Masing

Akom Minta Elit Politik Menahan Diri, Taufik Kurniawan: Semuanya Diserahkan Kepada Itikad Politik Masing-Masing
Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan.
Rabu, 02 November 2016 17:19 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan buka suara menanggapi komentar Ketua DPR RI, Ade Komarudin alias Akom yang meminta elit politik tidak ikut berdemo pada Jumat (4/11/2016) mendatang.

Tanggapan tersebut diutarakan Taufik menyusul Politisi Golkar tersebut meminta elit Politik supaya menahan diri dengan tidak ikut berdemo.

"Begini saya dulu pun ikut demo di undang-undang desa, saya ke depan dengan Pak Marzuki Alie. Kemudian di undang-undang guru dengan Pak almarhum Sulistyo tetapi di situ pimpinan DPR dalam kaitan diminta oleh delegasi perwakilan demonstrasi untuk menemui, paham ya!," ujar Taufik di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/11/2016).

Menurut Taufik, tidak ada yang melarang siapapun untuk demo tetapi semuanya diserahkan kepada itikat politik dari masing-masing orang perorang.

"Apakah mau ikut demo jalan ? Apakah mau menerima delegasi dan kemudian memberikan tatap muka dengan demonstran itu lain atau kemudian kita memberikan tampungan aspirasi dengan menjadi aspirasi masyarakat juga bisa juga," jelasnya.

Dengan demikian Taufik menghimbau semua pihak untuk menjaga diri. Sebab negara manapun dalam sekejab kalau tidak menghargai prinsip kekuatan bersama-sama dalam NKRI, tentunya hal ini menyangkut sesuatu yang sangat sensitif.

"Sehingga tentunya keterbukaan dan transparansi yang diinginkan oleh sebagian besar tadi masyarakat tentunya itu harus diikuti dan diimbangi dengan barangkali transparansi proses secara terbuka kepada publik," pungkasnya. ***

wwwwww