Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
4
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
5
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
6
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tahukah Anda? Porsi Nasi Padang Akan Lebih Banyak Kalau Dibungkus

Tahukah Anda? Porsi Nasi Padang Akan Lebih Banyak Kalau Dibungkus
Aktifitas di sebuah rumah makan Padang. (Ist)
Minggu, 30 Oktober 2016 10:40 WIB

BICARA rumah makan Padang, akan teringat menu masakannya yang memicu kolestrol. Namun begitu, lezatnya masakan Padang juga memicu selera makan. Tak dipungkiri lagi, rumah makan Padang menjadi salah satu favorit untuk dikunjungi. Apalagi salah satu menunya, Randang, telah dinobatkan sebagai makanan favorit di dunia.

Nah, pernahkah Anda bertanya dan memperhatikan perbedaan porsi nasi putih yang diberikan rumah makan Padang saat makan di tempat ataupun saat dibungkus? Porsi nasi Padang yang dibungkus jauh lebih banyak daripada makan di tempat.

Saat bersantsp di rumah makan atau restoran Padang dan memutuskan untuk makan di tempat, biasanya disuguhi setangkup nasi putih yang ditaburi lauk yang dipilih. Biasanya, porsi nasinya sedikit, hanya satu centong batok berukuran kecil. Barangkali, ucapan 'tambuah ciek,' sering diteriakan kepada pelayan yang nantinya pelayan akan memberikan satu porsi kecil nasi di atas piring kecil disiram kuah gulai.

Namun, saat memutuskan untuk membeli nasi Padang yang dibungkus, biasanya porsi nasinya dua centong batok atau lebih. Ini jauh lebih banyak dari pada makan di tempat.

Berdasarkan cerita Zal, salah seorang pemilik rumah makan di Kota Padang, persoalan ini memiliki sejarah sendiri. Konon, saat zaman Belanda dulu, yang dapat menikmati masakan Padang di rumah makan Padang adalah orang-orang elite. Seperti saudagar kaya dan kolonial Belanda. Mereka itu biasanya yang meramaikan rumah makan Padang dahulunya.

Namun, pemilik rumah makan Padang ingin orang-orang pribumi dapat menikmati juga masakan daerahnya sendiri. Maka, diakalilah dengan cara di bungkus. Orang-orang pribumi dapat menikmati masakan daerah sendiri dengan cara tidak makan di tempat. Porsi nasinya pun diperbanyak agar orang pribumi bisa berbagi dengan lainnya.

Dulunya rumah makan Padang juga dikenal dengan rumah makan Ampera. Nama Ampera sendiri berasal dari Amanat Penderitaan Rakyat.

Sebenarnya ini semuanya hanya persoalan biaya pelayanan. Jika makan di tempat, orang-orang mendapat pelayanan lebih dari pada yang dibawa pulang atau di bungkus. Di kota Padang membeli makanan apapun kalau di bawa pulang memang jauh lebih banyak porsinya dibanding makan di tempat.

Terlepas dari semua itu, sebenarnya tidak semua rumah makan Padang yang membedakan porsi nasi yang makan di tempat atau nasi yang dibungkus. Pandai-pandai andalah mencari rumah makan Padang yang tidak membedakan porsi nasi yang dibungkus atau makan di tempat. (Charlie/berbagai sumber)

Editor:Calva
Kategori:Kulim, GoNews Group, Kabar Bertuah, Binawidya
wwwwww