Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
24 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
2
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
13 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
13 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
13 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Banjir Setinggi 4 Meter dan Longsor Terjang Jambi, Seorang Pria Hilang

Banjir Setinggi 4 Meter dan Longsor Terjang Jambi, Seorang Pria Hilang
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho. (istimewa)
Jum'at, 28 Oktober 2016 04:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Bencana banjir dan longsor terjadi di Desa Bukit Berantai dan Desa Simpang Narso, Kecamatan Batangsai, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Bencana ini terjadi karena hujan deras yang terus terjadi di sana.

"Hujan deras dengan intensitas tinggi telah menyebabkan banjir setinggi 4 meter dan longsor di Desa Bukit Berantai dan Desa Simpang Narso, Kecamatan Batangsai, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dari keterangan tertulis yang diterima, Kamis (27/10/2016).

Sutopo menambahkan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (27/10) dini hari pukul 02.12 WIB. Berdasarkan informasi dari BNPB, seorang pria bernama Mat Bisar (50) hilang karena kejadian ini.Banjir dan longsor ini mengakibatkan adanya beberapa kerusakan yang dialami warga.

Di desa Bukit Berantai sebanyak 45 Unit Rumah terendam, 3 unit rumah rusak berat, 1 unit kantor desa rusak berat, 1 unit PAUD rusak, 1 masjid rusak, 15 Hektare sawah terendam dan halan utama yang tertimbun longsor.

"Selain itu Desa Simpang Narso terjadi kerusakan berupa 1 unit bronjong pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) rusak berat, 1 unit rumah bides rusak berat, 15 unit rumah warga terendam, 1 unit masjid dan jalan utama tertimbun longsor," sebut Sutopo.

Saat ini petugas dan warga tengah melakukan pembersihan dengan peralatan seadanya. BPBD juga sudah menerjukan Tim Reaksi Cepat ke lokasi kejadian untuk melakukan pendataan. Namun, kedala di lokasi ialah tertimbunnya jalan utama oleh material longsor, sehingga membuat jalur tidak dapat dilalui. ***

Sumber:BNPB
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww