Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Dibahas Dalam Musorkab KONI, Kabupaten Kepulauan Mentawai Diminta Kembangkan Olahraga Berbasis Kearifan Lokal

Dibahas Dalam Musorkab KONI, Kabupaten Kepulauan Mentawai Diminta Kembangkan Olahraga Berbasis Kearifan Lokal
Susana pelaksanaan Musorkab KONI Kabupaten Kepulauan Mentawai. (Humas)
Kamis, 20 Oktober 2016 09:39 WIB

TUAPEIJAT - Kabupaten Kepuluan Mentawai diminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat (Sumbar) mengembangkan cabang olahraga dengan berbasis pada kearifan lokal yang ada didaerah. Tradisi memanah yang ada di Mentawai sebagai salah satu kearifan lokal akan mampu memberikan prestasi bagi Sumbar pada ajang nasional jika dibina dan dikembangkan.

Penegasan ini dikatakan Plt Ketua KONI Sumbar Syaiful saat membuka Musyawarah Kabupaten (Musorkab) KONI Mentawai di Tuapejat, Selasa. Ia menjelaskan, Potensi Sumber Daya Alam (SDA) serta didukung dengan berbagai kearifan lokal yang ada di Mentawai bisa diimplementasikan kepada cabang olahraga prestasi dengan membina atlet–atlet daerah itu.

"Khusus untuk cabang olahraga memanah, saat ini di Pekan Olaharaga Nasional (PON) memperebutkan 48 medali emas, ini harus menjadi perhatian kita bersama, karena di Mentawai potensi prestasi itu bisa lahir," katanya. Lebih lanjut ia mengatakan, memanah sudah termasuk cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat olimpiade atau kejuaraan dunia lainnya, dan tidak tertutup kemungkinan atlet Mentawai bisa berprestasi pada cabang tersebut.

"Pada cabang olahraga memanah ada nomor pemanah tradisi disamping nomor lainnya, dan peralatan yang digunakan juga tidak terlalu mahal," Selain itu katanya, cabang olahraga dayung yang juga salah satu kearifan lokal di Mentawai juga berpotensi melahirkan atlet berprestasi, karena banyak pemuda dan masyarakat Mentawai yang menggunakan serta paham dengan cabang olahraga tersebut.

"Tinggal pembinaan yang harus difokuskan untuk bisa melahirkan atlet yang berprestasi," katanya. Ia menambahkan, selain dua cabang olaharaga itu, olahraga selam juga harus menjadi perhatian KONI Mentawai, apalagi pada nomor selam perairan terbuka.

"Banyak atlet peraih medali emas nomor selam perairan terbuka berasal dari daerah kepulauan, ini juga harus menjadi skala prioritas bagi KONI Mentawai," katanya. Pada kegiatan itu, Syaiful juga berharap kepada seluruh pengurus cabang olahraga untuk menyatukan tekad agar mampu melahirkan atlet berprestasi dan memberikan kontribusi bagi prestasi olahraga Sumbar ditingkat nasional.

Bupati Kepulauan Mentawai yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Mentawai, Sermon Sakarebau mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh terhadap seluruh pembinaan cabang olahraga yang ada di daerah itu.

"Kami yakin, selain peningkatan pembangunan di Mentawai, prestasi olahraga juga sebagai tulok ukur keberhasilan pembangunan masyarakat di Mentawai," katanya.

Musorkab KONI Mentawai digelar dalam rangka pemilihan ketua umum dan pengurus masa bakti 2017 sampai 2021. Musorkab diikuti 21 cabang olahraga dibawah naungan KONI Mentawai. Dua kandidat yang akan maju dalam pemilihan ketua umum tersebut diikuti oleh Fernando Sabajau dan Stefanus. Fernando sendiri sebelumnya merupakan ketua umum KONI lama. (Rhs/Humas)

Editor:Calva
Kategori:Pekansikawan, Gelanggang, Balai Kota
wwwwww