Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
16 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
16 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
20 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Cuaca Tak Bersahabat, Walikota Mahyeldi Tinjau Kondisi Kota

Cuaca Tak Bersahabat, Walikota Mahyeldi Tinjau Kondisi Kota
Wako Padang H. Mahyeldi ketika berdialog dengan warga ketika meninjau kondisi kota yang dilanda cuaca ekstrim. (Humas)
Senin, 17 Oktober 2016 06:36 WIB
PADANG - Melihat tingginya curah hujan, Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Dt Marajo langsung meninjau kondisi Kota Padang. Walikota menyusuri sejumlah daerah. Takut warga kotanya ditimpa bencana akibat tak bersahabatnya cuaca.

Aksi "bagurila" walikota ini dilakukan Minggu (16/10/2016) pagi menjelang siang. Daerah yang ditelusuri yakni Kelurahan Gates, Kecamatan Lubuk Begalung. Walikota mendengar satu rumah rusak akibat terrimpa pohon besar setelah diterjang angin kencang, Sabtu (15/10) malam.

Mahyeldi mendatangi rumah milik Dedi di jalan Palembang RT 02/RW 02. Saat di lokasi, walikota menyaksikan langsung evakuasi yang dilakukan tim BPBD-PK. Batang dan ranting pohon dipotong menggunakan 'chainsaw'.

Setelah melakukan aksi peduli itu, walikota kemudian menuju pasar Gaung. Di sini walikota bersilaturahim dengan pedagang pasar. Tak lupa walikota traktiran goreng pisang dan sukun.

Tak lama setelah itu Walikota Mahyeldi mendapat informasi bahwa air telah mulai naik di kawasan Rawang Mata Air. Hanya berdua dengan ajudan, walikota menyusuri Rawang Mata Air. Menggunakan payung dan sepatu boat, walikota berjalan mencari sumber penyebab terjadinya banjir di kawasan itu.

Sementara itu di tempat lain, Kepala BPBD-PK Rudi Rinaldy menyebut akibat derasnya hujan, dua korban hanyut terbawa arus sungai. Satu rumah ditimpa pohon di daerah Gates, Kecamatan Lubuk Begalung.

"Untuk banjir, hari ini kita belum mendapat laporan dari sebelas kecamatan," sebutnya.

Kepala BPBD-PK berharap agar dinas terkait seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) untuk mendeteksi pohon-pohon tua yang ada di Kota Padang. Pohon yang tak lagi muda agar segera dipotong sebelum menimpa rumah dan warga yang sedang beraktifitas.

"Dispenda juga kita minta untuk mendeteksi baliho atau papan reklame yang rentan tumbang pada saat angin kencang. Sudah banyak baliho/reklame yang terkapar terkena angin. Jangan sampai nanti menimbulkan kerugian materil dan jiwa," tukas Rudi. (Charlie)

Editor:Calva
Kategori:Warga Bertuah, Lingkungan, GoNews Group, Kulim
wwwwww