Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
18 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
16 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
16 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
18 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Sail
14 jam yang lalu
Polresta Pekanbaru Bongkar Budidaya 53 Pot Ganja di Sail, Pengedar Terjebak Undercover Buy
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sebelum Ambruk, Jembatan Kuning yang Dijuluki Jembatan Cinta di Bali Pernah Direnovasi

Sebelum Ambruk, Jembatan Kuning yang Dijuluki Jembatan Cinta di Bali Pernah Direnovasi
Minggu, 16 Oktober 2016 21:33 WIB
JAKARTA - Jembatan Kuning yang menghubungkan Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan, Klungkung, Bali, yang ambruk tdi sore sekitar pukul 18.00 WITA, diketahui sudah beberapa kali direnovasi karena kerusakan pondasi. Jembatan Kuning ini juga sering dijuluki jembatan Cinta.

''Jembatan Kuning yang juga dijuluki Jembatan Cinta ini beberapa kali mengalami kerusakan dan diperbaiki. Kerusakan pondasi diduga menjadi penyebab ambruknya jembatan,'' ujar Kepala Pusat Data, Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho saat dikonfirmasi detikcom sebagaimana dikutip GoNews.co, Minggu (16/10/2016).

Dari informasi terkini yang didapatkan Sutopo, ada 7 orang dilaporkan meninggal dunia dan 18 orang lainnya luka-luka. Informasi ini didapat Sutopo dari Puskesmas Nusa Penida.

Petugas BPBD Bali dibantu masyarakat masih berupaya mengevakuasi korban yang tercebur. Seharusnya pada hari ini tidak ada aktivitas di Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan.

"Ini hari Nyepi di Nusa Penida dan Nusa Lembongan, yang seharusnya tidak ada aktivitas. Tapi kenyataannya banyak aktivitas dan roboh. Beberapa pemotor tercebur, awalnya jembatan sudah goyang-goyang," imbuh Sutopo. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:detik.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww