Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
2
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
10 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
Nasional
3 jam yang lalu
Bareskrim Polri Tetapkan Jenderal Listyo Sigit Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden, Terancam 10 Tahun
5
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Kebut Pembangunan Simpang Sebidang, Pemkot Pekanbaru Pasang Lampu Jalan dan Pengatur Lalu Lintas Pintar
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sadis, Pembantu Rumah Tangga Ini Cekik Anak Asuhnya Hingga Tewas

Sadis, Pembantu Rumah Tangga Ini Cekik Anak Asuhnya Hingga Tewas
Tersangka YUL yang mencekik anak asuhnya. (Ngadri/GoNews)
Senin, 19 September 2016 15:16 WIB
Penulis: Ngadri
PONTIANAK- Lorenzo Fernando anak yang masih duduk di Sekolah Dasar ini menjadi korban kekerasan dan pembunuhan yang dilakukan oleh pengasuhnya sendiri berinisal Yul ( 24 th).

Informasi yang diperoleh GoNews.co, melalui Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Suhadi, membenarkan adanya dugaan pembunuhan yang dilakukan pengasuh anak tersebut.

"Kejadian itu terjadi minggu lalu yakni pada tanggal (11/09/2016) di rumah tersangka Yul di Jalan Pulau Natunq Singkawang Barat," ujarnya saat dikonfirmasi GoNews.co, Senin (19/09/2016) siang.

Kejadiannya sendiri menurut Kombes Suhadi, berawal saat korban rewel menangis ingin buang air besar, sementara itu tersangka YUL sedang santai sambil menikmati rokok. Kemudian pelaku membuka baju korban dan diantar ke kamar mandi.

"Ketika di kamar mandi korban masih rewel, akhirnya pelaku menyulut tangan kiri korban dengan rokok sebanyak dua kali dengan harapan korban diam tidak menangis," ujarnya.

"Namun karena disulut rokok tangannya, anak tersebut malah tambah menangis karena merasa kesakitan," timpalnya.

Untuk menghentikan tangisnya, pelaku Yul mencekik leher korban dengan posisi tangan kanan pelaku didepan dan tangan kiri dibelakang. Selang beberapa menit korban langsung terjatuh membentur lantai kamar mandi dan korban terdiam.

Selanjutnya kata Suhadi, pelaku Yul menyiram air ke korban dengan menggunakan gayung sebanyak tiga kali dengan harapan korban terbangun. Namun ternyata korban tidak sadarkan diri. Akhirnya pelaku panik dan membawa Korban ke rumah sakit Harapan Bersama Singkawang, namun naas, nyawa korban sudah tidak tertolong.

Berdasarkan pemeriksaan awal saat autopsi, tubuh korban ditemukan adanya tanda tanda lebam dibagian Leher dan bekas luka sulutan rokok sebanyak dua titik dilengan sebelah kiri serta tanda merah diatas kemaluan.

"Kita juga menemukan luka lebam dibagian tulang rusuk sebelah kiri dan ini kita duga penyebab kematian korban karena kekurangan banyak oksigen," tukasnya.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, saat ini pelaku Yul sudah diamankan di Mapolres Singkawang .

Pengungkapan kasus ini diakui Kombes Suhadi sedikit terlambat, karena Pihak Polres Singkawang menunggu kedatangan orang tua korban yang sedang bekerja di Negeri Jiran Malaysia. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Cendekia
wwwwww