Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
12 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
10 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
12 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
16 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
5
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
9 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Beras dan Cabai Naik, Beri Andil Sebabkan Inflasi Kota Padang 0.84 Persen

Beras dan Cabai Naik, Beri Andil Sebabkan Inflasi Kota Padang 0.84 Persen
Kepala BPS Provinsi Sumbar Dodi Herlando (baju hijau) sedang memaparkan angka inflasi.
Kamis, 01 September 2016 13:48 WIB
Penulis: Calva
PADANG - Kenaikan harga sejumlah bahan pokok seperti beras dan cabai merah, menyumbang angka inflasi di Sumbar. Selama Agustus 2016, Badan Pusat Statistik Provinsi Sumbar, mencatat angka inflasi sebesar 0.84 persen di Kota Padang dan 0.40 persen di Kota Bukittinggi.

Hal ini dikatakan Kepala BPS Provinsi Sumbar Dodi Herlando, dalam keterangannya ketika melakukan ekspose data statistik indek harga konsumen/inflasi selama bulan Agustus 2016 di Sumbar, di Kantor BPS Jalan Khatib Sulaiman Padang, Kamis (1/9/2016).

Disebutkan Dodi, ada tujuh kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi di Sumbar (Padang dan Bukittinggi). Ketujuhnya, mulai dari bahan makanan, sandang, kesehatan, pendidikan, transportaso, makanan serta perumahan. Kelompok pendidikan dan bahan makanan memberikan andil dalam inflasi, yakni sebesar 5.00 dan 1.88.

Khusus bahan makanan, ada 15 komoditas yang mempengaruhi terjadinya inflasi. Harga beras, cabai, jengkol, ikan asan yang mahal pasca lebaran, memberikan sumbangan tinggi terhadap terjadinya inflasi.

Dalam kesempatan yang sama, Dodi juga menyampaikan kenaikan jumlah kunjungam wisatawan mancanegara selama bulan Juli yang naik signifikan menjadi 4.094 orang jauh diatas bulan Juni yang hanya sebanyak 2.104 orang.

"Wisman yang banyak berkunjung berasal dari negara Malaysia dan Australia serta Jepamg. Mereka umumnya masuk melalui Bandara Internasionall Minangkabau," katanya. Hunian kamar juga naik menjadi 35.88 persen dari bulan Juni sebesar 25.06 persen. ***

wwwwww