Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
21 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
20 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
19 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
7 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
3 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

MUI Sayangkan Terjadi Pembakaran di Mesjid

MUI Sayangkan Terjadi Pembakaran di Mesjid
Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat (MUI) Cholil Nafis. (istimewa)
Rabu, 31 Agustus 2016 09:52 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras atas insiden pengrusakan Mesjid di Bengkalis Riau, MUI juga meminta kepada masyarakat, khususnya muslim agar tidak mudah terprovokasi dengan kejadian tersebut.

Kepada GoRiau.com (GoNews Group) Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Cholil Nafis mengatakan, perusakan dan pembakaran Masjid Hasanah Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis oleh orang tidak dikenal (OTK) dini hari tadi, merupakan upaya-upaya provokasi dan pemecah belah umat.

"Setiap perusakan rumah ibadah adalah tindakan anti agama, maka MUI pusat sangat mengutuk kejadian tersebut," ungkapnya, Rabu (31/08/2016) di Jakarta.

Lanjut Cholil Nafis, Indonesia adalah negara hukum, maka pihaknya mengimbau aparat kemanan setempat cepat mengusut dan mencari pelakunya.

"Harus diusut pelakunya, aparat harus tegas guna memberikan rasa nyaman dan perdamaian, bagi masyarakat muslim dan umat beragama hendaklah mawas diri jangan sampai terprovokasi. Jagalah kerukunan umat beragama dalam bingkai NKRI, serahkan semua kepihak berwajib, jangan bertindak sendiri-sendiri," imbaunya.

MUI juga berpesan agar umat Islam khususnya di Riau untuk menhan diri, jangan sampai menyulut emosi berlebihan sehingga terpancing melakukan hal-hal yang bersifat anarkis. "Apalagi saat ini ada pihak-pihak yang sengaja memecah belah umat islam, jangan terpancing. Ingat semakin umat islam anarkis, semakin tertawa mereka," pungkasnya. (***)

wwwwww