Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
19 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
20 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
17 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
20 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
6 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
2 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Sambut Pahlawan Olimpiade, Presidan Jokowi Ingatkan Imam Nahrawi Supaya Fokus

Sambut Pahlawan Olimpiade, Presidan Jokowi Ingatkan Imam Nahrawi Supaya Fokus
Presiden Joko Widodo saat menyambut "Pahlawan Olahraga" di Istana Negara. (istimewa)
Rabu, 24 Agustus 2016 15:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Usai tiba di tanah air, para atlet Olimpiade Indonesia langsung disambut Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (24/08/2016).

Dalam menyambut langsung para atlet kebanggaan Indonesia yang sukses meraih medali di Olimpiade Brasil 2016. Presiden Joko Widodo sempat mengingatkan Imam Nahrawi selaku Menpora, untuk lebih fokus dengan cabang olahraga yang berpotensi mendulang medali.

"Saya perintahkan kepada Menpora untuk fokus memberikan prioritas pada cabang yang telah terlihat prestasinya. Prioritaskan dari sisi anggaran, sarana prasarana, kamp untuk pelatnas," ujarnya Joko Widodo.

Hal tersebut menurut Jokowi, berdasarkan pengalaman pada pencapaian medali di Olimpiade Rio de Jeneiro dan Olimpiade London, Indonesia selalu meraih medali dicabang-cabang tertentu.

"Olimpiade London 2012 lalu kita mendapatkan dua medali satu perak dan satu perunggu, dan sekarang dua perak dan satu emas, dan ini adalah sebuah perjalanan panjang dan kerja keras cabang olahraga yang menata perencanaannya dengan baik, bukan sesuatu yang instan ," kata Jokowi.

Jokowi juga yakin, dengan perencanaan yang baik maka Indonesia akan mampu meraih medali emas lebih banyak.

"Ini tugas Kemenpora, Pak Imam harus fokus pada cabang yang berpotensi medali di Olimpiade dan Asian Games," tukasnya.

Sementara itu, para peraih medali Olimpiade juga disebut sebagai "Pahlawan Olahraga" oleh Presiden. Mereka yang mendapat julukan "pahlawan olahraga" itu adalah pasangan ganda campuran cabang bulutangkis peraih medali emas, Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir, serta peraih perak dari cabang angkat besi yaitu Sri Wahyuni dan Eko Yuli.

Para atlet tersebut menemui presiden didampingi Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Sepanjang jalan menuju Istana dari Gedung Kemenpora terlihat antusiasme masyarakat, termasuk para siswa SD dan SMP, menyambut arak-arakan Olimpiade.

Rombongan tiba di Istana Negara sekitar pukul 09.00 WIB dan diterima presiden. Usai menerima para atlet dan rombongan, Jokowi menyampaikan terimakasih kepada para atlet.

"Saya atas nama pemerintah, atas nama rakyat Indonesia, mengucapkan selamat dan terimakasih yang sebesar-besarnya atas perjuangan seluruh atlet di Olimpiade Rio de Jeneiro, baik cabang bulutangkis, angkat besi, KONI, Menpora dan seluruh tim yang telah berjuang keras membawa nama baik bangsa dan negara," pungkas Joko Widodo. (***)

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww