Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
10 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
13 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
3
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
10 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
4
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
10 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
5
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
7 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
6
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi I DPR RI Dukung Budi Gunawan Sebagai Kepala BIN

Komisi I DPR RI Dukung Budi Gunawan Sebagai Kepala BIN
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin. (GoNews)
Selasa, 23 Agustus 2016 12:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wacana pencalonan Wakapolri Budi Gunawan sebagai Kepala Badan Inteligen Negara (BIN) yang akan mengantikan Kepala BIN, Sutiyoso masih teka teki, namun ada sinyal kuat dari Komisi I DPR RI yang akan mendukung BG.

Menanggapi pencalonan Budi Gunawan tersebut, Wakil Ketua Komisi I, TB. Hasanudin mengatakan, pria yang akrab disapa BG tersebut cocok sebab sebagai Wakapolri tahu dan memahami masalah inteligen.

"Kalau kami melihatnya karena jabatan beliau adalah wakapolri, masalah- masalah intelijen, masalah-masalah jaringan, jaringan penyelesaian masalah intelijen beliau memahami," ujar Hasanudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2016).

Meski demikian Kader PDIP ini mengatakan, siapa pun yang mencalonkan kepala BIN harus melakukan uji kelayakan.

"Saya belum dapat informasi apakah di situ beliau atau yang lain, tetapi siapapun kami akan melakukan uji kelayakan dan nanti hasilnya kami berikan pertimbangan-pertimbangan kepada beliau," jelasnya.

Saat ditanya terkait urgensitas pergantian kepala BIN tersebut, Hasanudin menyerahkan sepenuhnya pada hak prerogatif Presiden.

"Soal urgensi atau tidak, kita serahkan hak preogratif Presiden Joko Widodo. Soal surat pergantian bin sendiri, secara resmi kami pimpinan di Komisi I belum mendapatkan informasi dari ketua DPR tentang surat tersebut," ujarnya.

"Jadi sampai hari ini kami belum dapat informasi. Saya tidak tahu apakah nanti dalam paripurna ini akan ada dibacakan surat tersebut," pungkasnya. (***)

wwwwww