Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
22 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
2
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
8 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
3
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
11 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
7 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Nasional
8 jam yang lalu
Badan Gizi Nasional Buka 953 Layanan Baru, Ibu Hamil di Daerah Tertinggal Jadi Prioritas Utama
Home  /  Berita  /  Hukum

Kabupaten Solok Kembangkan Sekolah Berbasis Pesantren

Kabupaten Solok Kembangkan Sekolah Berbasis Pesantren
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Zulfadli bersama Bupati Solol, H. Gusmal saat berada di SMPN 1 Gunung Talang.
Kamis, 14 Juli 2016 10:18 WIB
Penulis: Dafrizal
SOLOK - Sekolah sebagai salah satu tripusat pendidikan merupakan sarana yang sengaja diciptakan oleh manusia untuk mengemban tugas memanusiakan manusia. Karena itu Dinas pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupten Solok, mulai tahun pembelajaran 2016/2017 di tiap kecamatan akan membentuk sekolah yang berbasis pesantren.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Zulfadli, S.Pd, MM, sekolah bertujuan mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

Untuk itu, tambahnya, tujuan sekolah bebasis pesantren mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggungjawab.

"Tujuannya terasa abstrak dibandingkan dengan tujuan institusional, tujuan kurikuller, dan tujuan pembelajaran yang lebih terperinci dan kongkrit," tambah Zulfadli.

Namun perlu dicermati dan dipahami tujuanĀ  pendidikan itu bersifat seperti induk tujuanĀ  pendidikan yang lainnya.

Oleh karena itu sangat penting untuk mengetahui dan memahami tujuan sekolah bebasis agama secara benar dan tepat. Hal ini dimaksudkan agar proses pembelajaran atau penyelenggaraan pendidikan bertitik tolak dan bermuara pada tujuan tersebut. ***

Editor:W Leto Tapays
Kategori:Hukum, GoNews Group, Sail
wwwwww