Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
16 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
15 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
19 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah
Info Mudik dan Arus Balik 2016

Pesawat Wings Air Mendarat di Ambon, Penumpang dan Awak Cabin Berantam, Ini Sebabnya

Pesawat Wings Air Mendarat di Ambon, Penumpang dan Awak Cabin Berantam, Ini Sebabnya
Pihak keamanan bandara tengah mengamankan penumpang yang melawan petugas (awak cabin pesawat) di Maluku. (istimewa)
Sabtu, 09 Juli 2016 14:09 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pada hari Jum'at tanggal 8 Juli 2016 pukul 14.21 WIT kemarin, bertempat di Bandara Internasional Pattimura Ambon telah tiba pesawat Wings Air rute Ambon-Langgur dengan nomor penerbangan IW1504 PK-WGV yang melakukan RTB karena terjadi keributan antara penumpang dengan awak cabin pesawat.

Informasi yang diterima redaksi GoNews.co, kronologi terjadinya keributan tersebut berawal, sekitar pukul 12.45 WIT, pada saat pramugrari melaksanakan check cabin, tiba-tiba penumpang yang duduk di seat 16D memarahi awak cabin yang bernama Sofya Nenga hanya gara-gara diingatkan untuk menutup jendela dan meja lipat yang ada dihadapan anak kecil di seat 16 F.

Penumpang tersebut marah, karena anaknya tidak bisa melanjutkan makan. Kemudian FA 2 menyampaikan kejadian itu ke FA1 yakni Rina Meiliana. Sebagai senior awak cabin FA 1 meminta penumpang tersebut untuk membuka jendela dan melipat meja. Namun yang bersangkutan tambah marah dan malah menyuruhnya untuk duduk dan tidak menggangu anaknya.

Sekitar pukul 12.52 WIT pesawat wings air IW 1504 melakukan take off dari bandara Pattimura Ambon, dan pada saat sedang in flight FA 2 bercerita kepada FO nya atas nama Herman Toni dan captain Frederick Cholla, karena hal ini menurutnya termasuk kejadian unrully passanger (penumpang yan tidak mau patuh).

Kemudian FO menuju ke cabin untuk berbicara secara baik-baik kepada penumpang, namun penumpang tetap ngotot kalau dirinya benar dan berteriak mengancam untuk membuang FO dari pesawat karena penumpang tersebut merasa memiliki jabatan dan massa dengan mengancam akan memecat setiap yang bertugas saat itu.

Pada saat itulah Captain Frederick Cholla memutuskan unt kembali ke station awal di ambon (RTB). Pukul 14.00 WIT pihak maskapai memberitahuhan permasalan tersebut kepada personel Sataspam Bandara Pattimura.

Akhirnya tepat pukul 14.21 WIT pesawat Wings Air IW 1504 landing kembali di badara Pattimura dan penumang tersebut lansung diamankan petugas Sataspam Bandara guna dimintai keterangan. Setelah pemeriksaan selesai pukul 16.32 WIT yang bersangkutan melanjutkan penerbangan ke langgur dengan menggunakan pesawat lain, yakni maskapai Garuda Indonesia GA 7646 menuju Langgur.

Pihak Angkasa Pura melalui surat elektroniknya kepada GoNews.co menjelaskan, bahwa data penumpang tersebut yakni seorang karyawan swasta dan orang berpengaruh di Ambon.

"Penumpang tersebut bernama Oemar Key merupakan Tokoh Masyarakat yang sangat berpengaruh di Maluku dan memiliki massa ribuan. Sehingga pada saat kejadian, dia (penumpang, red) sempat mengerahkan massa Bergerak untuk menutup Bandara Pattimura maupun Bandara Langgur Tual," pungkas Humas Angkasa Pura II. (***)

wwwwww