Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
3
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
24 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
6
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Pengurus IMI Se-Indonesia Padati Pekanbaru, Sektor Perhotelan dan Kuliner Kecipratan Untung
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Astaghfirullah, Diduga Alami Gangguan Kejiwaan, Guru SMA di Bukittinggi Ini Dibunuh dan Dibakar oleh Anak Kandungnya

Astaghfirullah, Diduga Alami Gangguan Kejiwaan, Guru SMA di Bukittinggi Ini Dibunuh dan Dibakar oleh Anak Kandungnya
Pelaku pembunuhan dan pembakaran ibu kandungnya Taufik Hidayat (16) diringkus polisi, Jumat 24 Juni 2016.
Jum'at, 24 Juni 2016 20:34 WIB
Penulis: jontra
AGAM - Entah setan apa yang memasuki benak pikirannya, hingga seorang anak di Agam ini tega menusuk dan membunuh kemudian  membakar ibu kandungnya sendiri hingga hangus jelang waktu Shalat  Jumat berlangsung, Jumat 24 Juni 2016 sekitar pukul 11.30  WIB.

Peristiwa tragis itu terjadi di Jorong Giriang Giriang, Kecamatan Tilatang Kamang, Nagari Koto Tangah, Agam. Korban yang merupakan ibu kandung pelaku adalah Eni Darma (55) seorang guru yang bertugas di salah satu SMA di Bukittinggi. Sementara pelaku Taufik Hidayat (16) diduga mengalami gangguan mental dan kejiwaan.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Joko Hendro Lesmono mengatakan pada GoSumbar, peristiwa tersebut baru diketahui sekira pukul 13.30 WIB, saat saksi yang merupakan kakak korban Reski Wahyudi (21 ) baru pulang ke rumah, sehabis melaksanakan ibadah Shalat Jumat di Masjid.

Menurut penuturan saksi Reski Wahyudi, saat dirinya baru sampai di rumah, dirinya melihat pintu samping rumah dalam keadaan tertutup dan saat saksi melihat dari jendela ternyata di lantai dalam rumah bagian dapur sudah digenangi banyak darah. Merasa ada sesuatu yang tidak beres, saksi kemudian lari ke depan rumah dan  masuk ke dalam rumah untuk mengetahui apa yang terjadi. Sewaktu saksi masuk rumah itulah dirinya melihat pelaku tengah berlari ke arah kamar mandi, dan saat saksi melihat ke samping rumah dirinya mencium bau menyengat, seperti ada sesuatu yang terbakar.

Setelah melihat dengan jelas apa yang terbakar, saksi kaget ternyata dia melihat ibunya tengah dijilati kobaran api. Saksi kemudian bergegas mencari air dan berupaya memadamkan api yang tengah membakar tubuh ibunya dengan menyiramnya dengan air. Setelah itu, saksi menelpon orang tua lelakinya Rasmiadi (55). Kemudian mereka melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tilatang Kamang, ungkap Joko Hendro Lesmono.

Polisi segera bergerak cepat mencari pelaku dan dengan segera meringkusnya. Menurut informasi dari saksi dan warga sekitar, pelaku memang telah lama mengalami gangguan kejiwaan dan bahkan pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa.

“Dugaan sementara, penyakit kejiwaan pelaku kambuh saat dia disuruh ibunya untuk pergi Shalat Jumat. Tidak terima disuruh ibunya pelaku mengamuk dengan menusuk perut ibunya dengan sebilah pisau kemudian membakarnya, saat kakak dan ayah pelaku tengah melaksanakan Shalat Jumat,” terang Kasat Reskrim.

Terpisah, Camat Tilatang Kamang, Kurniawansyah Putra yang dihubungi GoSumbar juga mengatakan pelaku dalam keadaan sakit jiwa. “Namun saat ini pelaku telah diamankan di Polsek Tilatang Kamang untuk pengusutan atas perbuatan sadis yang dilakukannya terhadap ibu kandungnya,” ungkap Kurniawansyah Putra.

Sementara itu, guru malang yang menjadi korban pembunuhan anak kandungnya Eni Darma, seusai dilakukan visum dari tenaga medis, langsung dimakamkan di pandam pekuburan keluarga.(**)

wwwwww