Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
Gelanggang
20 jam yang lalu
Rakernas IMI 2026 di Pekanbaru, Agung Nugroho Incar Peluang Ekonomi Lewat Tuan Rumah Balapan
2
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
Balai Kota
19 jam yang lalu
Hindari Macet Total Awal 2027, Pemkot Pekanbaru Siapkan Jalan Alternatif Proyek Flyover Panam
3
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Catat Inflasi Terendah se-Riau, Harga Cabai Merah Jadi Sorotan Utama
4
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Gesa Pemasangan PJU Simpang MTQ, APILL Cerdas Mulai Berfungsi
5
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
Balai Kota
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Lanjutkan Program Seragam Sekolah Gratis 2027, Anggaran Capai Rp13 Miliar
6
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
10 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketua MPR: TindakTegas Lebih Berarti daripada Banyak Aturan

Ketua MPR: TindakTegas Lebih Berarti daripada Banyak Aturan
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. (istimewa)
Senin, 16 Mei 2016 17:13 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Saat hadir dalam rapat dewan pakar ICMI, Senin (16/05/2016) siang. Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, tindakan tegas sangat diperlukan dalam mengatasi maraknya pemerkosaan di Indonesia.

"Kita butuh satu tindakan tegas dari pada banyak aturan. Kenapa harus tindakan tegas? Ya untuk memberi efek jera pada pelaku pemerkosaan yang masih terjadi perdebatan soal aturan-aturan yang ada. Intinya jangan banyak aturan tetapi hukumannya tidak ada," ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga, Zulkifli Hasan dengan tegas mengatakan, kita jangan terlalu reaktif terhadap maraknya simbol-simbol PKI. Kalau reaktif justru membuat mereka akan lebih terkenal. Bagi Zulkifli Hasan yang paling penting adalah kita bertindak tegas bila mereka sudah melanggar hukum.

Dalam kesempatan itu Zulkifli Hasan juga menyarankan, agar ICMI mempunyai akun di media sosial. "Sebab ICMI ini tak memiliki koran atau televisi, media sosial sangat mempengaruhi pikiran orang. Di media sosial yang salah bisa menjadi benar bila banyak yang like atau mengunggah status. Demikian pula sebaliknya," tukasnya.

Media sosial juga sangat penting, bahkan tak jarang para calon kepala daerah juga memanfaatkan media sosial.

"Siapa yang menjadi gubernur pun bisa dari media sosial. Jadi media sosial bisa kita manfaatkan apa saja, khususnya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang hal-hal yang merugikan bangsa, negara, agama, maupun diri sendiri," pungkasnya. ***

wwwwww