Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
23 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
9 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Ternyata Terlalu Bahaya untuk Menuju ke Suwarnadwipa

Ternyata Terlalu Bahaya untuk Menuju ke Suwarnadwipa
Saat penulis menuju Suwarnadwipa, Sabtu (30/4/2016) lalu. Penumpang boat sama sekali tidak mengenakan life jacket
Minggu, 08 Mei 2016 08:55 WIB
Penulis: Safrizal
SUMATERA BARAT - Ramai orang tertarik untuk mengunjungi pulau indah di Kota Padang seperti Pulau Pasumpahan dan Suwarnadwipa atau yang disebut juga Pulau Emas. Namun, tanpa disadari terlalu berbahaya untuk sampai ke pulau tersebut.

Pengalaman penulis ketika berkesempatan mengunjungi Pulau Pasumpahan dan Suwarnadwipa, Sabtu (30/4/2016) lalu, bahaya itu terasa sejak tiba di Bungus dan menuju Sungai Pisang. Dimana, jalan menanjak dan menurun yang dekat dengan jurang menjadi santapan sepanjang perjalanan.

Ditambah kondisi jalan yang rusak parah, dengan tikungan tajam, bahaya itu semakin terasa. Untuk itu, dibutuhkan supir yang betul-betul paham medan untuk tiba di Pantai Bungus. Perjalanan ini menggunakan mobil pick up karena angkutan umum seperti Bus tidak bisa masuk ke lokasi pantai.

Tiba di Pantai Bungus laut sudah terlihat. Untuk menuju Suwarnadwipa dan Pulau Pasumpahan pengunjung harus menggunakan boat kecil. Dimana, boat kecil ini berisikan sekitar 10 sampai 15 orang penumpang. Perjalanan membutuhkan waktu sekitar 20-25 menit.

Di sepanjang perjalanan, waktu penulis ke sana, para pengunjung sama sekali tidak diberikan life jacket. Di dalam boat pun tidak terlihat pelampung. Sementara ombak sedang senantiasa menghantam boat kecil yang mengangkut belasan penumpang itu.

Di waktu-waktu tertentu, ombak juga terlihat agak ganas. Sehingga, air laut seringkali masuk ke dalam boat dan menyirami penumpang.

Mungkin ini catatan singkat tentang bahaya yang mengintai ketika mengunjungi Suwarnadwipa dan Pulau Pasumpahan. Untuk itu, jika ingin berlibur ke sana, mintalah panitia menyiapkan life jacket dan kenakanlah sepanjang perjalanan. Sebab, tidak ada seorangpun bisa mengetahui kapan akan terjadi musibah.

Bagi panitia yang menyediakan paket one day trip maupun menginap, secepatnya lah tutupi kelemahan-kelemahan dalam pelayanan. Keselamatan pengunjung di atas segala-galanya. Semoga wisata alam di Kota Padang Sumatera Barat semakin diminati. ***

wwwwww