Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
24 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
23 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
21 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
24 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
10 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
6 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Cendekia

Pura-pura Kenal, Dua Preman di Stadion Utama Riau Bawa Lari Dompet Dedi

Pura-pura Kenal, Dua Preman di Stadion Utama Riau Bawa Lari Dompet Dedi
Ilustrasi
Minggu, 08 Mei 2016 08:18 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Meski beberapa pelaku kriminal yang kerap beraksi di Stadion Utama Riau sudah tertangkap, namun masih banyak warga Pekanbaru, Riau yang menjadi korban saat berkunjung ke sana.

Dedi Saputra ikut menjadi korban, ketika pergi ke Jalan Naga Sakti, Kecamatan Tampan, Pekanbaru untuk bertemu dengan dua orang pria yang baru dikenalnya, Sabtu (7/5/2016) sore.

Data yang dirangkum, GoRiau.com, sekitar pukul 16.00 WIB, kedua pelaku datang menghampiri korban di TKP dengan modus berpura-pura kenal, kemudian merampas dompet milik korban.

Saat itu, korban sempat melawan. Nahasnya, karena kalah jumlah, dompet berisi uang Rp650 ribu berhasil dibawa lari setelah korban didorong hingga tersungkur dan dianiaya oleh kedua pelaku.

Kapolsek Tampan, Kompol Ari Setyawan Wibowo SIK, Minggu (8/5/2016), membenarkan adanya peristiwa pencurian disertai kekerasan tersebut dan saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan.

"Keterangan korban, keduanya berinisial TH dan DD yang kini kta tetapkan sebagai DPO. Akibat kejadian itu, korban mengalami cidera lutut karena dipukuli," pungkas Kapolsek.***

wwwwww