Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
2
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Pintu Tol Dalam Kota Pekanbaru akan Sandang Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
3
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Bentang 13,5 Kilometer, Tol Dalam Kota Pekanbaru Resmi Gunakan Nama Sultan Abdul Jalil Muazamsyah
4
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
Tenayan Raya
4 jam yang lalu
Modus Tukar Gembok, Tiga Terduga Pencuri Kuras Barang Berharga di Toko Tenayan Raya Pekanbaru
5
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ketum IMI Pusat Moreno Soeprapto Turun Gunung, Pekanbaru Jadi Tuan Rumah Rakernas 2026
6
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Sidak Tiga SPBU di Pekanbaru, Disperindag Pastikan Tak Ada Kecurangan Takaran BBM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

PT Hutama Karya Tak Bayar Upah, Pekerja Ancam Segel Bangunan Asrama IAIN Langsa

PT Hutama Karya Tak Bayar Upah, Pekerja Ancam Segel Bangunan Asrama IAIN Langsa
Para pekerja saat menggelar aksi protes di depan gedung asrama IAIN Langsa.
Selasa, 03 Mei 2016 19:07 WIB
Penulis: Dedek

LANGSA - Puluhan pekerja menuding PT Hutama Karya belum membayar upah mereka dalam pekerjaan pembangunan gedung asrama putri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Zawiyah Cot Kala Langsa, yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah.

Puluhan pekerja itu pun mengancam akan menyegel penggunaan bangunan asrama putri IAIN tersebut, sampai pihak rekanan atau yang bertanggungjawab membayar sisa upah mereka.

“Pembangunan gedung ini sudah selesai kami kerjakan, tapi sisa upah kami sampai sekarang belum dibayarkan. Kami tidak tahu harus meminta pada siapa, karena pihak subkon rekanan PT Hutama Karya kabarnya sudah lari. Maka hari ini kami protes dengan cara seperti ini,” kata Wiwit, selaku kepala tukang pembangunan gedung asrama IAIN Langsa kepada wartawan, Selasa (3/5/2016).

Dikatakannya, terkait pembangunan gedung tersebut dan belum dibayarnya sisa upah kerja, pihaknya saat ini menanggung kerugian mencapai ratusan juta rupiah dengan rincian, untuk kepala bangunan yang belum terbayarkan sekitar Rp72 juta.

Kemudian untuk pemborong gypsum/plafon sebesar Rp78 juta dan pemborong jerjak besi, lebih kurang Rp87 juta. "Jumlah inilah yang kami tuntut sebagai hak kami yang belum dibayarkan,” kata Wiwit.

Sementara itu pihak subkon PT Hutama Karya, Saiful Bahri belum bisa dikonfirmasi terkait prihal tersebut. Pasalnya yang bersangkutan tidak berada di lokasi dan tidak diketahui keberadaannya sejak beberapa minggu terakhir. (ddk)

Editor:Ridwan Iskandar
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Kabar Bertuah
wwwwww