Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
11 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
6
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Sudah lolos ke Olimpiade Rio de Jeneiro, Memo dan Dewi Akan Latihan di Belanda 

Sudah lolos ke Olimpiade Rio de Jeneiro, Memo dan Dewi Akan Latihan di Belanda 
Sesi foto bersama para pengurus Satlak Prima dengan dua atlet dayung Indonesia. (Satlak Prima)
Rabu, 27 April 2016 15:59 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Dua pedayung andalan Indonesia, La Memo dan Dewi Yuliawati siap menjalani latihan di Belanda. Kedua pedayung yang sudah memastikan tiket ke Olimpiade Rio de Jeneiro akan bertolak ke Negeri Kincir Angin itu, 15 Mei mendatang untuk menjalani latihan dan uji coba dalam upaya meningkatkan prestasi.

"Memo dan Dewi akan menjalani latihan persiapan di Belanda dan langsung bertolak ke Rio de Jeneiro dan tidak kembali lagi ke Tanah Air," kata Manajer Tim Dayung Olimpiade 2016, Edy Suyono yang ditemui saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta Banten, Selasa (26/4/2016) malam. 

"Kami siap menjalankan latihan untuk meningkatkan prestasi. Dan, kami juga siap jika memang kebijakannya dari Belanda langsung ke Brasil," kata Dewi Yuliawati.

Bukan hanya Memo dan Dewi yang diberangkatkan menjalani latihan ke Negeri Kincir Angin tersebut, tetapi Ihram, Tanzil, Ardy dan Ferdy juga. Keempat pedayung yang turun di kelas LM4 ini dipersiapkan menghadapi FISA European and Final Olympic Qualification di Luzern, Swiss, 22-24 Mei 2016.

"Kita masih punya peluang menambah kuota di Olimpiade Rio de Jeneiro. Itu akan terwujud jika Ihram dan kawan-kawan bisa menempati peringkat tiga besar," kata Edy Suyono.

Perhatian PB PODSI, kata Edy, bukan hanya mempersiapkan atlet menghadapi Olimpiade Rio de Jeneiro 2016. Namun, persiapan Asian Games 2018 juga menjadi prioritas. Sebanyak 8 atlet dayung juga diberangkatkan ke Belanda, 29 Mei 2016. Mereka akan bergabung dengan Tim Luzern mengikuti lomba Holland Baker di Amsterdam, Belanda, 4 -5 Juni 2016.

Ketika ditanya soal target di Rio de Jeneiro, Edy mengatakan Memo dan Dewi diharapkan masuk 10 besar. "Memo dan Dewi ditargetkan masuk 10 besar karena lawan-lawan yang dihadapi cukup berat. Syukur-syukur bisa melampaui," katanya.

"Ya, lawan di Olimpiade memang berat. Target utamanya yakni meraih medali pada saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018," kata Ketua Umum PB PODSI, Basuki Hadimuljono.

Dalam meningkatkan prestasi olahraga dayung ke depan, Menteri PU dan Perumahan Rakyat ini menjanjikan fasilitas latihan lebih baik lagi. "Soal peralatan, kita akan bicara dengan Kemenpora. Dan, soal tempat latihan akan diperbaiki karena itu memang ranah kita," kata Basuki. ***

wwwwww