Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pusat Kota Pekanbaru Bakal Disulap Mirip Shibuya, Bundaran Jalan Sudirman Dilengkapi Videotron Raksasa
4
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
3 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
2 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Hukum

Pamerkan Produk Penelitian Siswa, Wako Mahyeldi: Ditunggu Dunia Industri, SMAKPA Patut Dicontoh

Pamerkan Produk Penelitian Siswa, Wako Mahyeldi: Ditunggu Dunia Industri, SMAKPA Patut Dicontoh
Walikota Padang H. Mahyeldi didampingi Kepala SMK-SMAK Padang Sih Parmawati melihat-lihat karya siswa yang dipamerkan dalam AT Expo Siswa SMK-SMAK Padang 2016, Jumat (22/4). DU/ Yurizal
Jum'at, 22 April 2016 16:54 WIB

PADANG - Siswa Sekolah Menengah Kejuaruan (SMK)-Sekolah Menengah Analis Kimia (SMAK) Padang sedikitnya berhasil menelorkan 60 produk penelitian setiap tahunnya. Produk yang bervariasi dari jenis obat-obatan, makanan, minuman dan sebagainya itu ditampilkan dalam pameran Analisis Terpadu (AT) Expo SMAKPA yang tahun ini diadakan kedua kalinya.

Pameran AT Expo SMAK Padang 2016 ini dibuka secara resmi oleh Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah Datuk Marajo, Jumat (22/4/2016). Pembukaan dihadiri juga oleh perwakilan perusahaan yang tengah melakukan rekrutmen calon lulusan di sekolah dibawah naungan Kementerian Perindustrian tersebut.

Walikota Mahyeldi mengapresiasi sekolah yang setiap tahun lulusannya selalu ditunggu dunia industri ini. Hampir 100 persen lulusannya sudah mendapatkan tempat di perusahaan-perusahaan ternama di tanah air, bahkan tahun ini beberapa perusahaan luar negeri, khususnya negara ASEAN mulai mengambil lulusan SMAK Padang untuk dipekerjakan.

"Ini bukti siswa lulusan SMAK Padang memiliki kemampuan yang dibutuhkan dunia industri dan siap dipekerjakan sesuai kompetensi yang dimiliki," ujarnya.
Mahyeldi menilai, SMAK Padang patut dicontoh oleh SMK lain, dimana setiap lulusannya tidak lagi dalam kebimbangan mencari kerja tetapi justru menjadi rebutan.
"Sekolah yang melahirkan pengangguran dan menimbulkan masalah sama dengan gagal, sebaliknya keberhasilan pendidikan itu adalah melahirkan tenaga terampil yang mampu memecahkan permasalahan," sebutnya.

Pada kesempatan ini, Walikota Mahyeldi juga mengharapkan agar SMAK Padang menambah penerimaan siswa sehingga bisa melahirkan lebih banyak lulusan. Dia sendiri berkomitmen untuk mendukung SMAK Padang agar dikembangkan menjadi sekolah yang terfavorit dan dikuti SMK-SMK lainnya. Tak tanggung-tanggung Walikota akan mengusulkan ke pihak Kementrian Perindustrian untuk penambahan lokal dan peningkatan kapasitas penerimaan.

"Saya berharap SMAK Padang bisa menambah kapasitas penerimaan. Kapan perlu saya akan mengusulkan langsung ke kementrian," tukasnya.

Usai membuka AT Expo, Wako Mahyeldi menyempatkan diri meninjau stand-stand yang menampilkan produk penelitian siswa. Ia mengagumi karya yang dihasilkan siswa. Diantaranya ada penemuan-penemuan yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh sebagian orang, seperti tepung daan susu dari biji nangka, sirup dari ekstrak kulit pisang, cangkang telur yang bisa dijadikan pasta gigi dan lain-lain.

Sementara itu, Kepala SMAK Padang Sih Parmawati mengatakan, SMAK Padang tidak melulu mengandalkan kurikulum nasional yang merupakan standar minimal, tetapi pihaknya terus melakukan pengembangan-pengembangan dan inovasi untuk mencapai standar yang maksimal.
"Kita terus melakukan pengembangan-pengembangan karena kurikulum nasional hanya merupakan standar minimal. Dari sini kita dapat menghasilkan lulusan yang maksimal," ujarnya.

Sih Parmawati juga berkeinginan menambah kapasitas penerimaan. Untuk itu tahun ini, SMAK Padang akan menambah dua lokal lagi, sehingga penerimaan bisa 8 lokal.
Tujuan meningkatkan penerimaan siswa, menurut Sih Parmawati, guna memberikan kesempatan lebih luas kepada para lulusan SMP atau sederajat yang berminat masuk SMAK Padang.

"Untuk membuka kesempatan lebih luas, tahun ini SMAK Padang membuka dua lokal lagi," imbuhnya. (DU)

Editor:Calva
Kategori:Hukum, GoNews Group, Kulim
wwwwww