Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
15 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
13 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
15 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
19 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Para Nelayan Pasaman Barat Minta Pemerintah Jangan Lagi Naikkan Harga BBM

Para Nelayan Pasaman Barat Minta Pemerintah Jangan Lagi Naikkan Harga BBM
Nelayan Sasak Pasaman Barat sedang beraktifitas. (Humas)
Sabtu, 16 April 2016 11:44 WIB

PASAMAN BARAT - Turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan Premium membawa angin segar bagi sejumlah Nelayan di Pasaman Barat. Untuk itu mereka meminta harga BBM tetap pro rakyat, sebab dengan turunnya harga BBM bisa menekan biaya melaut dan mengalihkan untuk kebutuhan rumah tangga dan biaya pendidikan anak-anak.

Harga solar dari lima ribu enam ratus lima puluh rupiah turun menjadi lima ribu seratus lima puluh rupiah per liter, menurut para nelayan, ini bisa untuk berhemat dan mengalihkan uang tersebut untuk kebutuhan keluarga.

Salah seorang nelayan di Sasak, Pasaman Barat, Ujang Firnas mengaku, sejak BBM turun mereka tidak terlalu kesulitan lagi dalam mengeluarkan biaya melaut, terlebih ketilka hasil tangkapan sedang sedikit. Padahal sebelumnya mereka selalu dilema dengan harga BBM yang terus naik. Nelayan berharap penurunan harga BBM ini tidak bersifat sementara saja. Besar harapan mereka harga ini bersifat permanen, sebab jika terjadi perubahan harga mereka mengaku kesulitan mencari stok BBM, terlebih saat harga naik.

Para Nelayan Pasaman Barat berharap Pemerintah mengeluarkan sebuah kebijakan yang Pro rakyat kecil terutama Nelayan, salah satu kebijakannya adalah mempermudah Nelayan dalam memperoleh BBM.

"Sehingga kami tidak lagi bergantung kepada agen atau tengkulak yang sengaja memanfaatkan ketersedian BBM untuk menekan harga hasil tangkapan nelayan," tegasnya, dilansir dari pasamanbaratkab.go.id, Sabtu (16/4/2016). (humas)

Editor:Calva
Sumber:Pasamanbaratkab.go.id
Kategori:Pasar & Niaga, GoNews Group, Riau
wwwwww