Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
16 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
13 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
3
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
14 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
16 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
20 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  Cendekia

Duh, Kenal di Facebook dengan Pria Ngaku Polisi, Ujung-ujungnya Malah 'Dikerjai'

Sabtu, 16 April 2016 12:24 WIB
Penulis: Chairul Hadi
duh-kenal-di-facebook-dengan-pria-ngaku-polisi-ujungujungnya-malah-dikerjai
PEKANBARU - Rani Novita hanya bisa gigit jari. Uang sebesar Rp2.850.000 yang ditransfernya kerekening pria yang ia kenal lewat jejaring sosial Facebook dan mengaku anggota polisi, raib begitu saja. Ia pun melaporkan kasus ini ke Mapolresta Pekanbaru, Riau.

Meski sudah banyak aksi tipu-tipu beredar di jejaring sosial, namun tidak membuat Rani meragukan kejujuran AM, pria yang baru ia kenal via Facebook. Pria itu bahkan mengaku anggota polisi, mungkin dengan maksud meyakinkan korbannya.

Cukup lama saling kenal, AM mulai melancarkan 'serangannya' terhadap Rani. Dia meminjam uang korban dengan alasan untuk biaya perpindahan (mutasi, red) ke Mapolda Riau. Informasi yang dirangkum GoRiau.com di kepolisian, uang ini bernominal Rp2.850.000.

Tanpa keraguan sedikitpun, Rani akhirnya menyanggupi. Dia mentransfer uang itu ke rekening polisi gadungan tersebut melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Jalan Bukit Barisan, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

"Pelaku ini berjanji akan mengembalikan uang itu setelah tiba di Pekanbaru. Itu alasannya. Namun sampai sekarang, yang bersangkutan ternyata tidak bisa dihubungi," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, Sabtu (16/4/2016) siang.

Merasa diPHP (Pemberi Harapan Palsu, red) oleh aparat gadungan tersebut, Rani pun akhirnya membuat laporan resmi ke kepolisian. "Masih kita telusuri. Kalau pengakuan korban, kejadiannya sekitar empat bulan lalu. Setelah itu terduga pelaku menghilang dan tidak bisa dihubungi. ***

Kategori:Cendekia
wwwwww