Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
14 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
2
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
Nasional
12 jam yang lalu
BPS Umumkan Angka Pengangguran Agustus 2026 Capai 4,75 Persen, Sektor Pertanian Terbanyak Serap Pekerja
3
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
Nasional
11 jam yang lalu
Aspirasi Desak Pemerintah Rilis Naskah UU Ketenagakerjaan Baru, Cegah Potensi Konflik Industrial
4
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
Sepakbola
14 jam yang lalu
Drama Tiga Poin Real Madrid Kalahkan AEK Athens, Mourinho Singkirkan Peran Vinicius
5
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Rilis Tangkapan Jaringan Narkotika, Polresta Pekanbaru Sita Puluhan Gram Sabu dan Ekstasi
6
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
18 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Wow, Aceh Penghasil Ganja Nomor Wahid, dan Kualitas Terbaik Dunia

Wow, Aceh Penghasil Ganja Nomor Wahid, dan Kualitas Terbaik Dunia
Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin membuka penyuluhan Narkoba kerjsama dengan Polda Aceh di Balai Kota, Rabu (6/4/2016) (Foto: Humas Pemkot Banda Aceh)
Rabu, 06 April 2016 17:38 WIB

BANDA ACEH - Kabag Bin Ops Direktorat Bimas Polda Aceh AKBP Ruslan Syafei mengungkapkan soal penyalahgunaan Narkoba, Aceh saat ini menduduki rangking 8 nasional. Selain itu, khusus ganja belum ada tandingan di tanah air dan kualitaspun terbaik.

“Kalau soal Ganja, Aceh menduduki peringkat satu. Namun untuk kualitas Ganja Aceh itu terbaik di dunia karena zat adiktifnya paling tinggi, dan kadar air yang rendah,” ujar AKBP Ruslan Syafei saat digelar penyuluhan bahaya Narkoba bagi Pegawai Pemkot Banda Aceh, di Aula Madani Balai Kota, Rabu (6/4/2016).

Kejahatan Narkoba, ungkapnya lagi, merupakan kejahatan yang terorganisir, baik dikendalikan dari luar maupun dalam daerah. “Untuk itu, Polri akan menggelar Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba). Dalam operasi ini, kami akan menggandeng pihak dinas Pendidikan dan Olahrga (Dispora), Dinas Sosial (Dinsos), dayah, dan pihak terkait lainnya,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga membentuk tiga Satgas khusus, yakni Satgas Sosialisasi, Satgas Penindakan, dan Stagas Rehabilitasi. Dia mengimbau, jika ada teman atau keluarganya yang terkena Narkoba, segera laporkan ke polisi agar bisa dikeluarkan rekom untuk menjalani rehabilitasi. Jangan tunggu sampai ditangkap petugas, karena tentu akan diproses secara hukum yang berlaku.

Sementara Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin dalam sambutannya mengungkapkan, Aceh merupakan salah satu provinsi dengan tingkat peredaran dan penyalahgunaan narkotika tertinggi di Indonesia. Faktanya, lebih dari 50 persen dari seluruh lembaga pemasyarakatan di Aceh diisi oleh para narapidana narkotika. “Kondisi ini telah memaksa kita berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan bagi masa depan bangsa ini khususnya generasi muda.”

“Parahnya lagi, Narkoba telah merasuki hingga ke level pelajar. Bagi remaja, penggunaan Narkoba menyebabkan pengaruh yang jauh lebih fatal, karena menyebabkan terhambatnya perkembangan bahkan menghapus masa depan,” katanya. (mku)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:GoNews Group, Balai Kota
wwwwww